Suara.com - Pemerintah, melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Faisal Abdullah, didampingi Plt. Kepala PPPON, Suprapto, Kadispora Kota Malang yang diwakili oleh Sekretaris Dispora Kota Malang, Muhammad Kharis, membuka Diklat Kepemimpinan Pemuda di Hotel Aria Gajayana, Malang, Jawa Timur, Rabu (3/7/2019).
Pada kegiatan yang mengambil tema “Memperkuat Kepemimpinan Pemuda dalam Mengatasi Permasalahan Bangsa” tersebut, Faisal menyampaikan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan pemuda sebagai agen perubahan.
"Pemuda harus bisa menjadi pelopor dan pemimpin, serta mampu memelihara sumber daya yang ada dan meningkatkan yang belum ada," katanya.
Kegiatan ini dihadiri oleh 150 peserta, yang terdiri dari mahasiswa, pelajar sekolah kedinasan dan pelajar SMU.
“Dibutuhkan kecerdasan emosional, kecerdasan fisik dalam setiap pemuda kita, bagaimana orang-orang muda di zaman Boedi Utomo, orang-orang muda di zaman Sumpah Pemuda. Indonesia dimerdekakan oleh orang-orang muda. Semua sejarah kebangsaan kita itu, melibatkan pemuda," tambahnya.
"Kita harus menularkan virus-virus kebaikan untuk mereka berpikir secara positif, minimal menjauhi hal-hal negatif. Bagaimana mereka memprovokasi menjadi motivator bagi pemuda-pemuda lain untuk berpikir lebih baik, bercermin dan memikirkan masa depan yang lebih baik," tutupnya.
Diklat Kepemimpinan Pemuda ini berjalan sukses, yaitu pada 3 -5 Juli 2019. Di akhir sesi pembukaan, Faisal, Plt. Kapus PPPON, dan Sekretaris Dispora Kota Tegal melakukan sesi foto bersama.
Berita Terkait
-
Halalbihalal Asparagus, Menpora: Acara Ini Jadi Inspirasi dan Motivasi
-
Sesmenpora : Program Pertukaran Budaya Bisa Meminimalisasi Konflik Dunia
-
Wonosobo Gelar Kejuaraan TROI Seri II 2019
-
Menpora Buka Pelatihan Kader Pemuda Maritim 2019 di Lampung
-
Menpora Semangati Tim Voli Indonesia yang Tanding di Asian Peace Cup
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan