Suara.com - Dua komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 dikabarkan telah mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan (Capim) KPK Jilid V. Total 205 orang dari berbagai unsur telah terdaftar sebagai Capim KPK periode 2019-2023 di Sekretariat Pansel Capim KPK Jilid V, di Kementerian Sekretariat Negara, Gedung I, Jalan Veteran, Jakarta Pusat pada Kamis (4/7/2019).
Ketua Pansel Capim KPK Jilid V, Yenti Garnasih belum mau menyebutkan nama dua pimpinan KPK yang kembali mendaftarkan diri sebagai Capim KPK.
"Sampai pagi ini ada 205 pendaftar, 2 Komisioner KPK," kata Yenti saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019).
Yeni mengungkapkan, setidaknya ada 9 Capim KPK yang terdaftar dari unsur Polri. Kemudian, sebanyak 13 orang berasal dari unsur jaksa dan hakim.
"Pengacara 43 orang, akademisi 40 orang, swasta 20 orang, jaksa/hakim 13 orang, Polri 9 orang, auditor 3 orang. Sisanya berasal dari berbagai latar belakang," ujarnya.
Ia kemudian memprediksi jumlah pendaftar masih akan terus bertambah hingga waktu penutupan nanti pukul 16.00 WIB.
Setelah itu Pansel Capim KPK akan menggelar rapat guna memutuskan apakah akan ada perpanjangan waktu pendaftaran atau tidak.
"Kami akan menggelar rapat semua Pansel KPK hadir. Rapat jam 13.00 WIB untuk memutusakan apa akan diperpanjang atau tidak," tandasnya.
Baca Juga: Deputi Pencegahan KPK hingga Anggota Kompolnas Daftar Capim KPK Hari Ini
Berita Terkait
-
Deputi Pencegahan KPK hingga Anggota Kompolnas Daftar Capim KPK Hari Ini
-
Daftar Capim KPK, Mantan Kabareskrim Ingin Perkuat Lembaga Antirasuah
-
Mantan Kabareskrim Anang Iskandar Daftar Jadi Calon Pimpinan KPK
-
Tim Pansel: Baru Lima Anggota Polri Daftar Capim KPK
-
WP KPK: Bahaya, 70 Orang Daftar Calon Pemimpin Tak Ada Pegiat Anti Korupsi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati