Suara.com - Sebanyak 34 pekerja dilaporkan terperangkap di sebuah tambang kalium di Kanada, sekitar satu kilometer di bawah tanah pada Selasa (2/7/2019).
Perusahaan mengaku kebingungan tentang cara untuk mengeluarkan mereka.
“Kami berharap bahwa kami dapat menemukan solusinya dalam waktu dekat di sini. Tapi sekali lagi, itu semua ditentukan pada keselamatan dan kepraktisan opsi," kata Will Tigley, juru bicara Nutrien Ltd, dilansir dari kantor berita Anadolu.
Tambang Cory berada dekat kota Saskatoon di provinsi Saskatchewan, Kanada.
Para pekerja telah terperangkap sejak Selasa sore ketika sebuah lift yang sedang naik tiba-tiba berhenti.
Tigley mengatakan para pekerja dalam kondisi aman, memiliki persediaan makanan dan air bahkan juga akses wifi.
"Mereka sering berhubungan dengan kami dan mereka memiliki akses ke Internet di sana, sehingga mereka juga bisa berhubungan dengan keluarga mereka," tambah dia.
Perusahaan sedang mempertimbangkan penggunaan lift yang biasa digunakan untuk mengangkat kalium untuk mengangkat para pekerja ke permukaan.
Tetapi, keputusan itu belum dibuat dan belum ada jadwal yang pasti, sehingga tidak ada yang tahu berapa lama lagi para pekerja akan berada di bawah tanah.
Baca Juga: Miris, Ratusan Hektare Hutan Negara Rusak Akibat Tambang Minyak Liar
Ini bukan pertama kalinya para pekerja terjebak di tambang Nutrien Ltd.
Pada Mei, puluhan orang terperangkap di bawah tanah selama berjam-jam di tambang kalium Allan milik perusahaan yang sama setelah sebelumnya terjadi kebakaran.
Semua pekerja berhasil dibawa keluar dengan aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba