Suara.com - Seorang pria di London, Inggris mengalami kejadian apes di kebun rumahnya, Minggu (30/6) akhir pekan lalu.
Saat ia tengah asyik berjemur, tiba-tiba sesosok mayat jatuh dari pesawat di dekat posisinya berbaring.
Tubuh tak bernyawa yang jatuh dari pesawat Kenya Airways itu merupakan milik seorang penumpang gelap.
Polisi mengatakan, korban jatuh dari kompartemen roda pendaratan pesawat yang sedang terbang menuju Bandara Heathrow.
Menurut kesaksian seorang tetangga, ia mendengar suara 'gedebuk' ketika mayat itu mendarat di tanah. Ia naik ke lantai atas untuk melihat luar rumahnya dari jendela.
"Awalnya saya mengira itu adalah gelandangan yang tertidur di taman. Dia mengenakan pakaian lengkap," kata tetangga itu, yang meminta tidak disebutkan namanya.
"Salah satu alasan tubuhnya sangat utuh adalah karena mayatnya itu balok es."
"Saya melihat lebih dekat dan melihat ada darah di seluruh dinding taman... Kondisi kepalanya tidak bagus. Saya langsung menyadari bahwa dia telah jatuh," tambahnya.
Kemudian dia menghampiri tetangganya, yang sangat terguncang melihat mayat masuk ke halaman belakang rumahnya.
Baca Juga: Boeing Kucurkan Rp 1,4 Triliun untuk Korban Kecelakaan Pesawat 737 Max
"Dia sedang berjemur dan mayat itu mendarat satu meter darinya," ujarnya, dikutip dari CBS News, Selasa (2/7/2019).
Setelah itu, kata si tetangga, seseorang yang memiliki hobi mengintai pesawat rupanya melihat mayat itu jatuh.
Dia mendatangi rumah tempat mayat itu jatuh pada waktu yang hampir bersamaan dengan polisi.
Kini pihak berwajib tengah berupaya mengidentifikasi korban.
Menurut pakar penerbangan Alastair Rosenschein, ternyata ada beberapa mayat lainnya yang ditemukan di sepanjang jalur penerbangan Heathrow di London barat.
"Masalah itu dipicu oleh kurangnya keamanan di sejumlah bandara dan bagian imigrasi di seluruh dunia," ungkap Rosenschein.
Berita Terkait
-
Tekuk Inggris, Amerika Serikat ke Final Piala Dunia Wanita
-
Cantik dan Berbakat, Ini 5 Gaya Liburan Andrea Turk, Cicit WR Soepratman
-
Duh, 18 Turis Ditangkap Usai Bercanda Soal Bom di Pesawat
-
Wow, Pria Ini Pecahkan Rekor Habiskan 65 Makanan Tradisional dalam 12 Menit
-
Gara-gara Virus Ini, Turis Inggris Diminta Waspada Saat Liburan ke Yunani
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!