Suara.com - Sorotan untuk kemampuan Bahasa Inggris Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin meredup, tetapi komentar untuk warganet yang nyinyir terkadang masih terdengar. Salah satunya diungkapkan oleh budayawan Sujiwo Tejo dan Rais Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.
Di samping itu, ada kabar mengejutkan datang dari Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Dua berita tersebut merupakan beberapa di antara lima berita tertas yang dirangkum Suara.com, Sabtu (6/7/2019) kemarin, sebagai berikut:
1. Gus Nadir mengaku bahasa Inggris-nya berantakan
Gus Nadir tampaknya sepakat dengan pendapat Sujiwo Tejo tentang kemampuan bahasa Inggris Jokowi.
Ia sendiri, sebagai dosen tetap Fakultas Hukum Monash University Australia, mengaku kemampuannya menggunakan bahasa Inggris masih berantakan.
Simak berita selengkapnya di sini.
2. BTP dikabarkan akan punya program TV sendiri
BTP dikabarkan akan memiliki program sendiri bernama Panggil BTP di stasiun televisi MetroTV.
Baca Juga: Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo Dikaitkan dengan Habib Rizieq, PDIP: Aneh
Teaser show untuk program tersebut bahkan sudah siap tayang pekan depan.
Simak berita selengkapnya di sini.
3. Komentar PDIP soal rekonsiliasi dikaitkan dengan Habib Rizieq
Mantan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Dahnil Anzar Simanjuntak sempat melontarkan terkait adanya upaya penjemputan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di balik rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto.
Politikus PDIP Zuhairi Misrawi pun ikut angkat bicara soal hal itu. Ia menyebut usulan Dahnil itu aneh.
Simak berita selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Balas Sujiwo Tejo, Gus Nadir: Bahasa Inggris Berantakan Jadi Dosen Monash
-
Johnny NasDem Ditertawakan Mardani dan Faldo serta 4 Berita Populer Kemarin
-
Sujiwo Tejo: Kritik Kepresidenan Jokowi, Bukan Kemampuan Bahasa Inggrisnya
-
Pemuda Fokus Nganggur Demi Digaji Jokowi dan 4 Berita Instagramble Lainnya
-
Samakan dengan Pasutri, Jokowi Ditantang Sowan ke Prabowo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela