Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat halalbihalal di Pontianak mengajak seluruh kader PAN di Kalbar untuk bangkit atau move on dari Pilpres 2019.
"Soal Pilpres 2019 sudah selesai. Oleh karena itu, saya mengajak kader-kader PAN move on. Kembali, soal Pilpres sudah selesai," ujarnya di Pontianak, Minggu (7/7/2019).
Ia meminta kader PAN untuk lebih fokus pada mengurus partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
"Mari mengurus partai dan membesarkan partai. Pilpres sudah selesai jangan ada lagi rasa sakit hati, saatnya kita bersatu lagi," kataZulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan mendoakan hasil Pilpres 2019, pasangan Joko Widodo dan K.H. Ma'ruf Amin sukses memimpin Indonesia.
"Ya, kita doakan, kita dukung agar Pak Jokowi sukses memimpin negeri ini. Saya akan mengambil langkah untuk partai yang rasional, bukan emosional," katanya.
Terkait dengan hasil Pemilu Anggota DPR RI 2019, dia menyebut mendapat 44 kursi. Perolehan ini di bawah dari proyeksi dan target sebanyak 60 kursi.
"Hasil yang ada tentu bahan evaluasi dan diskusi kita dan teman-teman di daerah," kata Zulkifli Hasan.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Kalbar Boyman Harus mengatakan bahwa pihaknya terus mendukung dan mengikuti keputusan partai di pusat.
Baca Juga: Zulkifli Hasan: Kita Doakan Jokowi-Maruf Sukses Bawa Perubahan
"Saya juga mengajak kader PAN di depan untuk tetap kompak dan semangat. Itulah modal untuk maju dan hebat. Untuk memajukan daerah dan masyarakat kita harus kompak," katanya.
Senada disampaikan Ketua DPD PAN Kota Pontianak Zulpydar Zaidar Mochtar. Menurut dia, apa yang menjadi arahan partai, baik tingkat pusat maupun daerah, akan menjadi panduan pihaknya di daerah.
"Ya, saya setuju kader PAN move on usai pilpres dan pileg. Fokus PAN sekarang mengabdi pada masyarakat dan menjalankan amanah yang sudah ada. Ke mana arah partai? Ke situ kader PAN ikut," katanya. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat