Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade merespons pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mengakui kemenangan Capres - Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.
Andre mengatakan kalau apa yang disampaikan Zulkifli merupakan urusan pribadi.
Dia juga mempersilakan Zulkifli untuk mengutarakan pendapatnya terkait dengan hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019. Baginya, kini yang terpenting ialah memperjuangan apa yang tengah diperjuangkan BPN Prabowo - Sandiaga terkait adanya kecurangan selama Pilpres 2019.
"Itu terserah bang Zul, yang jelas kami BPN menolak hasil Rekapitulasi KPU RI. Kami akan terus berjuang secara konstitusi ke MK dan Bawaslu RI," kata Andre kepada Suara.com, Selasa (21/5/2019).
Andre enggan mengomentari lebih lanjut terkait dengan ucapan Zulkifli tersebut mengingat fokusnya kini bersama BPN hanya untuk menggugat kecurangan. Ia malah melemparkan kepada masyarakat untuk menilai ucapan Zulkifli.
"Urusan bang Zul biar masyarakat yang menilai. Kami tidak perlu mengomentarinya," tandasnya.
Untuk diketahui, Zulkifli Hasan mengakui kemenangan Jokowi – Ma'ruf atas rivalnya, pasangan Prabowo - Sandiaga dalam Pilpres 2019.
Pengakuan tersebut diutarakan Zulkifli Hasan setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2019, Selasa, dini hari.
"Iya kami mengakui kemenangan Pak Jokowi. Soal pilpres, kami mengakui hasil rekapitulasi KPU," kata Zulkifli di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa siang.
Baca Juga: BPN Prabowo - Sandiaga Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Diduga Makar
Zulkifli yang secara prosedural pendukung Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menuturkan, paslon penantang tersebut bisa menggugat ke Mahkamah Konstitusi kalau tak terima keputusan KPU.
Berita Terkait
-
BPN Sebut Prabowo dan Sandiaga Belum Ada Rencana Temui Jokowi - Maruf
-
Zulkifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019
-
Jokowi Menang Pilpres 2019, BPN Prabowo Tolak Hasil Rekapitulasi Suara KPU
-
BPN Klaim Unggul 54 Persen, TKN: Kalau Sudah 100 Persen Jokowi Menang
-
TKN Jokowi Tantang BPN Prabowo Adu Data Penghitungan Suara di KPU, Berani?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur