Suara.com - Alta Lauren Gunawan, nama belakangnya identik dengan tradisi penamaan orang Indonesia. Namun, perempuan itu adalah pengawal Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menjadi wanita pertama yang bergabung dalam tim elite Secret Service—nama pasukan pengamanan presiden AS—adalah kebanggaanbagi Alta Lauren Gunawan.
Wanita keturunan Indonesia ini mengungkapkanya dalam sebuah wawancara dengan CNN News.
Sehari-hari, Lauren Gunawan adalah pengawal baris pertama Donald Trump saat bepergian. Dialah yang mengawal iringan mobil Presiden Trump memakai sepeda motor besar.
1. Bangga Masuk Secret Service
Lauren mengatakan, bukan hal yang mudah bisa masuk dalam tim ini. Kerja keras dan pantang menyerah adalah kunci keberhasilannya.
Wanita berdarah campuran Indonesia - Amerika ini bangga karena dirinya berhasil lolos dalam U.S Secret Service Motorcade Division.
2. Berkali-kali jatuh
Wanita 30 tahun ini bercerita tentang beratnya bekerja sebagai pengawal presiden, terutama ketika awal-awal bekerja. Lauren bahkan menjatuhkan sepeda motornya berkali-kali.
Baca Juga: Donald Trump Optimis Kibarkan Bendera AS di Mars
Bukan motor sembarangan, motor yang digeber Lauren memiliki berat mencapai 500 kg sedang tinggi badannya hanya 162 cm dan bobot tubuhnya tak lebih dari 70 kg.
"Aku menjatuhkan motorku lebih banyak dari yang aku pikirkan tapi aku tak membiarkan itu menghalangiku," ujarnya sambil berkata dia akan mengambil motornya lagi sambil tersenyum.
"Aku tahu, aku bisa," ujarnya percaya diri.
Menjinakkan sepeda motor bisa dibilang tantangan terberatnya saat ini, pasalnya untuk mengangkat motor itu tak hanya dibutuhkan tenaga tapi juga teknik yang tepat.
"Ada teknik untuk itu tapi tetap saja itu juga butuh kekuatan. Ini adalah yang membuat banyak orang terdiskualifikasi. Bukan hanya wanita tapi banyak orang yang mencoba masuk ke unit," jelasnya.
3. Bangga Harumkan Nama Indonesia
Selain sebagai wanita pertama dalam Secret Service Motorcade Division, Lauren juga patut bangga karena bisa mengharumkan nama Indonesia.
"Ayahku 100 persen Indonesia sedangkan ibuku campuran dari banyak etnis. Menjadi orang dengan percampuran darah itu keren dan aku bangga menjadi wanita Asia-Amerika," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan