Suara.com - Acara penutupan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tingkat nasional tahun 2019 berlangsung meriah di Sleman City Hall, DIY, Jumat (12/07/2019) malam. Kontingen Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai Juara Umum LKS SMK 2019.
Suguhan sendratari dan lantunan lagu nasional Indonesia Pusaka turut mewarnai acara penutupan. Setelah itu, secara bertahap dibacakan pengumuman pemenang dari 32 bidang perlombaan yang diselenggarakan. Pada masing-masing bidang, ditentukan tiga pemenang.
Setelah semua pemenang disebut satu per satu, tibalah saatnya mengetahui kontingen mana yang menjadi juara umum. Provinsi Jawa Tengah pun dinyatakan berhasil kembali menyabet predikat Juara Umum LKS SMK 2019.
Dalam penyelenggaraan LKS SMK tingkat nasional yang ke-27 ini, Provinsi Jawa Tengah merebut Piala Bergilir dari DKI Jakarta yang menjadi Juara Umum di tahun sebelumnya.
LKS SMK 2019 sukses digelar pada 7-13 Juli 2019 di Yogyakarta. Ajang bergengsi bagi siswa SMK seluruh Indonesia ini melombakan total 32 bidang dan diikuti 759 peserta dari 34 provinsi.
Rangkaian lomba berlangsung di empat titik, yakni Jogja Expo Center (JEC), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SMKN 6 Yogyakarta, dan Hotel Grand Dafam Rohan.
Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud RI, M. Bakrun, mengatakan bahwa LKS SMK tingkat nasional juga merupakan sarana mempromosikan kompetensi siswa SMK pada industri usaha.
Terbukti, kegiatan LKS SMK Tingkat Nasional 2019 ini disambut baik oleh masyarakat dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Banyak pihak yang berlomba-lomba memberikan dukungan baik dari segi SDM, peralatan, hingga hadiah tambahan. Puluhan pelaku DUDI terlibat langsung dalam penyelenggaraan LKS SMK 2019.
"Harapan kami, semakin giat dunia usaha maupun industri ikut mengembangkan smk secara utuh, sehingga pada LKS SMK 2020 nantinya, setiap provinsi bisa ikut serta," ujar M.Bakrun.
Baca Juga: Tak Cuma Kreatif, Ini Kunci Penilaian Lomba Fashion Technology LKS SMK 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live