Gerindra Pastikan Prabowo Oposisi dan Tetap Bela Ulama

Senin, 15 Juli 2019 | 08:19 WIB
Prabowo Subianto saat tiba di kediaman Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Politikus Gerindra Andre Rosiade menjawab soal tuduhan-tuduhan miring yang dialamatkan kepada Prabowo Subianto usai dirinya bertemu dengan Presiden terpilih Joko widodo (Jokowi) pada Sabtu (11/7/2019).

Melalui akun Twitter @AndreRosiade, Andre menegaskan bahwa ketua umum Partai Gerindra itu tidak pernah dan tidak akan mengkhianati pendukungnya. Prabowo, kata Andre, juga akan selalu memikirkan nasib para pendukungnya.

"Silahkan dicek kepada teman-teman pendukung, tokoh, dan ulama yang sudah bebas mengenai komitmen Pak @prabowo yang akan selalu bersama pendukungnya," cuit Andre di Twitter, Senin (15/7/2019).

Andre berujar pertemuan Prabowo dengan Jokowi semata-mata untuk persatuan Indonesia. Kemudian, pertemuan itu untuk penyelesaian permasalahan yang menimpa para pendukunga dan ulama.

"Pak @prabowo bertemu dengan pak @jokowi demi Indonesia guyub, demi membebaskan ratusan pendukung yang masih ditahan, demi menyelesaikan masalah yang masih mendera ulama dan tokoh-tokoh pendukung 02. Bukan karena iming-iming jabatan," Andre menjelaskan.

Terkait posisi Partai Gerindra usai pertemuan kedua tokoh nasional itu, Andre mengatakan bahwa Gerindra konsisten memilih berada di luar pemerintahan.

"Lalu sekarang dengan gampang kami @Gerindra dan Pak @prabowo dituduh berkhianat karena iming-iming jabatan??? Kami 10 tahun beroposisi. Kami sejak berdiri sampai sekarang selalu berada di luar pemerintahan. Dan ini membuktikan kami konsisten dan tidak gampang tergoda," tegasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com