Suara.com - Api cemburu membara di dalam pikiran lelaki berinisial S alias P. Lelaki asal Sumatra Selatan tersebut nekat menghabisi nyawa seorang pria berinsial ERL hingga tewas.
Kecemburuan S disebabkan lantaran ERL berselingkuh dengan mantan istrinya yang berinsial DM. Dengan sebilah pisau, S nekat menusuk ERL hingga tewas.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Samanhudi, tepatnya depan Diskotek Classic, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019).
Kapolsek Sawah Besar, Komisiaris Polisi Mirzal Maulana menerangkan, kejadian tersebut bermula saat adanya informasi jasad dengan luka tusuk di bagian dada yang dievakuasi ke Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat.
"Setelah memeriksa sejumlah saksi, jenazah diketahui berinisial ERL dan ditusuk menggunakan pisau oleh tersangka S. Masalahnya diduga dipicu oleh perselingkuhan antara istri tersangka dan korban," kata Mirzal di Jakarta, Senin (15/7/2019).
Mirzal mengatakan, S kabur ke kediaman kerabatnya di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Pada Minggu (14/7/2019), polisi akhrinya meringkus S di lokasi tersebut.
Kepada polisi, S mengakui telah menusuk ERL setelah sempat cekcok karena menuding korban telah berselingkuh dengan mantan istrinya.
"Tersangka dan korban sempat terlibat cekcok mulut dan perselisihan. Kemudian, mereka berkelahi hingga akhirnya korban ditusuk menggunakan pisau yang telah dibawa tersangka dalam tasnya," tutup Mirzal.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 353 (3) KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya maksimal seumur hidup.
Baca Juga: Ngaku Jelmaan Cucunya, Nenek Bugis Nangis Peluk Buaya yang Dibunuh Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend