Suara.com - Buyung (nama samaran), warga asal Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat melaporka istrinya ke kantor polisi lantaran dituduh telah berselingkuh.
Paur Humas Polres Agam Aiptu Sapta Beni mengatakan, pelaporan itu disampaikan Buyung sang istrinya tertangkap basah berbuat tak senonoh dengan lelaki lain di dalam rumah pada Sabtu (13/7/2019) sore. Perbuatan mesum itu tak lain dilakukan sang istri dengan tetangga.
"Merasa tidak senang ia melaporkan keduanya ke Polsek Matur," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com--jaringan Suara.com, Sabtu (20/7/2019).
Setelah mendalami laporan tersebut, polisi pun meringkus istri Buyung bersama lelaki selingkuhannya. Penangkapan itu dilakukan pada Jumat (19/7/2019) kemarin.
"Setelah bukti dan saksi dirasa cukup, barulah kami melakukan penjemputan terhadap mereka," kata Sapta.
Saat ini, keduanya kini terpaksa meringkuk di penjara untuk bisa menjalani proses hukum atas kasus perselingkuhan tersebut.
"Saat ini kedua pelaku diamankan di Rutan Mako Polsek Matur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kerap Dijadikan Tempat Mesum, Satpol PP Sumenep Akan Panggil 10 Pemilik Kos
-
Nekat Mesum di Masjid, Pasangan Pelajar Digelandang ke Kantor Polisi
-
ABG Ngaku 'Ngamar' Bareng Ibu, Polisi Temukan Keganjilan di Pesan Facebook
-
ABG 18 Tahun Kepergok Berduaan Bareng Emak-emak di Hotel: Ini Ibu Saya
-
Lagi Teler, Residivis Diciduk Bersama Perempuan Muda di Kamar Hotel
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal
-
Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti