Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memeriksa sebuah kapal selam yang baru dibuat serta menunjukkan kemampuan taktis dan sistem persenjataan kapal tersebut, menurut laporan kantor berita Korut KCNA, Selasa (23/7).
Kapal yang dibangun di bawah "perhatian khusus" Kim Jong Un, itu akan dioperasikan di Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang, lapor KCNA.
KCNA tidak menjelaskan jenis sistem senjata di kapal selam tersebut ataupun kapan inspeksi dilakukan oleh Kim.
Kim terlihat sangat puas dengan pembangunan "kapal selam kita yang dahsyat", kata KCNA.
"Di negara yang wilayahnya di timur dan barat dikelilingi lautan, kemampuan operasional kapal selam adalah bagian penting dalam pertahanan nasional," kata Kim.
Korea Utara "harus terus membangun kemampuan pertahanan nasional kita dengan menjalankan upaya kuat dalam mengembangkan perlengkapan senjata angkatan laut, termasuk kapal selam," katanya.
Kim telah menugaskan para pejabat pertahanan dan ilmu pengetahuan, yang mendampinginya, untuk membuat lebih banyak prakarsa strategis dalam penggunaan kapal selam, lapor KCNA. (Reuters/Anrara)
Berita Terkait
-
Kim Jong Un Ikut Pemilu, Hampir Tak Ada Warga Korut yang Golput
-
Belum Selesai Dibangun, 5 Destinasi Ini Malah Ramai Turis
-
Makanan Favorit Pemimpin Dunia, dari Jokowi, Trump hingga Kim Jong Un
-
14 Pelaut Rusia Tewas dalam Insiden Kebakaran Kapal Selam
-
Korsel Deteksi Objek Misterius Usai Kunjungan Trump di Zona Demiliterisasi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia