Suara.com - Seorang ulama di Bangladesh dituding memerkosa belasan bocah laki-laki. Kasus kekerasan seksual ini tak ayal mengejutkan masyarakat luas.
Menurut keterangan polisi, yang dikutip Suara.com dari The Star, Idris Ahmed (42) diduga melakukan pemerkosaan terhadap sekitar 12 bocah laki-laki yang berusia antara 12 hingga 19 tahun di sebuah pesantren di Dakshin Khan, Dhaka, Bangladesh.
Bahkan, berdasarkan pernyataan polisi pada Senin (22/7/2019), seminggu sebelum ditangkap, Ahmed merekam aksinya menyodomi korban.
Sebelum Ahmed, dua tenaga pendidik dari pesantren telah ditangkap atas tuduhan pemerkosaan di bulan yang sama. Dua kepala sekolah itu dituduh memerkosa murid perempuan.
Sebagian besar media ternama setempat tak mengabarkan kasus ini karena, menurut AFP, melibatkan isu yang sensitif bagi negara yang terbilang konservatif tersebut.
Namun sebelumnya pada tahun ini, Bangladesh telah dikejutkan oleh kasus pembunuhan gadis 19 tahun bernama Nusrat Jahan Rafi.
Ia tewas dibakar diduga atas perintah kepala sekolah madrasah, karena tak mau mencabut laporan soal kekerasan seksual terhadapnya.
Sejumlah kelompok pembela HAM telah menyatakan kekhawatirannya terhadap peningkatan jumlah kejahatan seksual pada anak-anak.
Yayasan Manusher Jonno, salah satunya, menerbitkan sebuah laporan yang menyebutkan, sebanyak 399 anak-anak, yang delapan di antaranya laki-laki, telah dilaporkan sebagai korban pemerkosaan dan percobaan perkosaan dalam enam bulan pertama tahun ini. Mereka menambahkan, nyawa enam belas korban bahkan melayang karena itu.
Baca Juga: Ingin Berbagi Kepuasan, Pemuda Ini Ajak Teman Perkosa Pacar Umur 16 Tahun
Abdus Shahid, ketua Forum Shishu Adhikar Bangladesh, sebuah kelompok yang memperjuangkan hak-hak anak, mengatakan, ada budaya impunitas di sana.
Berita Terkait
-
Warga NU Disebut Jadi Penentu Pilkada Surabaya 2020
-
MUI Disebut Intervensi Polisi Pada Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi Halal
-
Tentukan Sikap, Prabowo Bakal Serap Aspirasi Relawan dan Ulama
-
Lokakarya Ulama dan Umara Aceh Bahas Pemusnahan PUBG
-
Kalau Prabowo Maju di Indonesian Idol, GNPF Ulama Bakal Dukung
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari
-
Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera