Suara.com - Beredar video seorang turis yang menginap di sebuah vila Buleleng, Bali melarang warga sekitar untuk berenang di pantai depan bangunan itu berdiri. Aksi si turis ini diprotes warga sekitar hingga terlibat aksi adu mulut.
Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @fakta.indo. Dalam video berdurasi singkat itu, tampak seorang pria mengenakan kaos berkerah warna putih dan celana pendek berwarna merah melarang warga untuk berenang di pantai.
Aksi si turis yang diketahui berasal dari Arab Saudi itu ditentang oleh seorang pria yang merupakan warga asli daerah tersebut. Aksi adu mulut keduanya tak dapat dihindari.
"Setiap warga yang melintas pantai dan mandi di depan villa dilarang oleh penyewa Villa yang merupakan warga kebangsaan Arab," tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Selasa (23/7/2019).
Warga sekitar yang fasih berbahasa Inggris menentang larangan yang dikeluarkan oleh sang turis. Ia tak terima bila pantai yang terbuka untuk publik ini dimasuki oleh warga.
"Mereka tinggal di sini, saya sudah bilang ini adalah pantai untuk publik. Semua orang bisa datang ke sekitar sini, kamu tau itu?" ungkap warga sekitar.
Meski demikian, si turis tersebut masih bersikeras melarang warga berenang di pantai tersebut.
Video tersebut langsung viral dan menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang mengecam aksi si turis sebagai tamu namun tak mau mengindahkan aturan setempat.
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian setempat.
Baca Juga: Lampard Ungkap Alasan Chelsea Pinjamkan Ethan Ampadu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus