Suara.com - Seorang polisi naik ke atas kap mobil saat berusaha menghentikan mobil yang melanggar lalu lintas. Aksi itu beredar melalui video unggahan warganet.
Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo membenarkan peristiwa tersebut. Mulanya pelaku melanggar lampu merah dan dihentikan oleh seorang polisi.
"Kendaraan itu tidak mau berhenti juga malah nabrak anggota untuk menyelamatkan (diri), anggota akhirnya naik ke kap mesin," kata Bayu di Bandung, Kamis (26/7/2019).
Bayu menuturkan pelaku justru mengabaikan perintah dan terus melajukan kendaraannya. Kemudian, lanjut Bayu, polisi lainnya berupaya untuk menghentikan kendaraan. Akan tetapi, pengemudi tetap memaksa melaju bahkan menabrak petugas.
Dari rekaman video berdurasi 10 detik, terlihat seorang polisi yang mengenakan rompi berwarna hijau muda berupaya menghentikan mobil yang melaju dengan cara merebahkan diri sambil memegangi bagian depan mobil bahkan kedua kakinya sempat menapak ke jalan dan terseret.
Tak berselang lama, mobil pun berhenti melaju dan warga mulai menolong petugas kepolisian tersebut.
Bayu mengatakan, polisi yang diketahui anggota Satlantas Polsek Cicendo itu tidak mengalami luka apapun akibat peristiwa tersebut. Terkait identitas polisi yang ditabrak, Bayu enggan menyebutkannya.
Sementara itu, Bayu mengatakan pelaku telah ditilang oleh polisi. Saat ini, kata Bayu, polisi sedang melakukan pendalaman terkait pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara mobil itu.
"Untuk pengemudi saat ini kalau pelanggaran hukumnya itu sudah ditilang. Tapi kita sedang mencoba melakukan upaya lain apakah bisa memenuhi pasal bahwa pelanggar tersebut melawan perintah dari petugas. Itu tapi nanti. Proses nanti masih kita kaji," kata dia.
Baca Juga: Polisi Tembak Polisi di Depok, Bripka RE Tewas Mengenaskan
Berita Terkait
-
Terungkap! Inilah Profesor Hukum yang Mendebat Polisi saat Ditilang
-
Terkuak, Ini Sosok Profesor yang Viral usai 'Kuliahi' Polisi
-
Bripka M Ishak Beri Nasihat untuk Polisi dari Liang Lahad
-
Sosok Idris, Anak Petani Lulusan Terbaik di Akpol 2019
-
Nonton Aceh Police Expo 3 Tahun 2019: Ditampilkan Sinergi ABRI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan