Suara.com - Aksi mengundang perhatian ditunjukkan oleh seorang petugas Kepolisian Indonesia bernama Bripka Muh Ishak. Ia menyampaikan pesan moral kepada sesama anggota kepolisian dari liang lahad.
Video tentang kisah polisi itu dibagikan oleh jejaring Instagram @makassar _iinfo, Rabu (17/7/2019). Tampak petugas polisi dengan seragam tugasnya berada dalam liang lahad yang sedang digali.
Tanpa basi-basi, ia langsung memberi saran kepada rekan-rekanya untuk menjalankan tugas dengan baik sesuai harapan masyarakat.
"Mohon izin komandan, mohon izin rekan-rekan sekalian. Saudara-saudaraku polisi Republik Indonesia. Saya hanya membawa pesan moral, agar senantiasa mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat," terangnya.
Ishak kemudian meminta sesama anggota polisi untuk menghentikan segala perbuatan buruk karena pada dasarnya manusia akan kembali ke liang lahad.
"Hentikan arogansi, hentikan anarkisme, hentikan akal-akalan dengan masyarakat. Karena kenapa, kemana kita akan pergi kalau bukan di sini (liang lahad). Hanya ukuran segini, tidak ada tempat terakhir kecuali tempat ini," imbuhnya sambil menunjuk liang lahat.
Oleh sebab itu, pria yang berdinas di Satlantas Polres Soppeng, Sulawesi Selatan itu mengajak sesama anggota polisi untuk mulai memperbaiki diri agar mendapat pertolongan Tuhan saat sudah berada di alam kubur.
"Untuk itu saya mengajak kepada saudara-saudaraku yang semua polisi, agar betul-betul sujud kepada Allah SWT, memperbanyak sedekah, memperbanyak amal ibadah serta berbuat kebajikan sehingga pertolongan Allah SWT akan datang saat kita berada di tempat ini suatu hari nanti. Sekian," tandasnya.
Sontak, pesan moral yang diberikan Bripka Muh Ishak mendapat respons warganet. Mereka menyanjung aksi yang ditunjukkan petugas itu.
Baca Juga: Penampakan Liang Lahat Sutopo Purwo Nugroho di TPU Sonolayu Boyolali
"Mantap komandanku luar biasa," komen @dahrulahdandanial41.
"Nice pak polisi," celoteh @muh.fadjarr.
"Mantap betul komandan," kata @andiaidilmaris.
Berita Terkait
-
Bukan buat Kaum Mendang-mending, Viral Harga Liang Lahat Pemakaman Al Azhar Memorial Garden Tembus Rp3 M
-
Apa itu Realisme Simbolis? Ini Ciri-cirinya
-
3 Pesan Moral yang Didapat dari Novel "Duduk Dulu" Karya Syahid Muhammad
-
Ulasan Buku Cerita Kepiting yang Pintar: Hukuman bagi Pelanggar Janji
-
4 Rekomendasi Novel Karya Mitch Albom, Sarat akan Pesan Moral tentang Hidup
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer