Suara.com - Kerajaan Arab tengah diselimuti duka atas meninggalnya Pangeran Bandar bin Abdulaziz al-Saud, kakak Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Kabar tersebut diumumkan Kerajaan Arab Saudi melalui sebuah pernyataan, Senin (29/7/2019).
Disebutkan bahwa Pangeran Bandar meninggal di usia 96 tahun pada Minggu. Menurut Times of Israel, jenazahnya dimakamkan pada Senin malam.
"Yang Mulia Pangeran Bandar bin Abdulaziz al-Saud meninggal dunia," bunyi pernyataan singkat yang disampaikan kantor berita resmi negara, Saudi Press Agency.
"Salat jenazah akan dilakukan pada Senin di Masjidil Haram di Mekah," lanjut pihak Kerajaan.
Pangeran Bandar adalah putra tertua yang masih hidup dari raja pendiri Arab Saudi, Raja Abdulaziz.
Dirinya tak terhitung sebagai anggota politik aktif dari keluarga kerajaan Al-Saud, yang jumlahnya mencapai ribuan, dengan hanya segelintir yang memiliki pengaruh langsung terhadap kerajaan.
Namun, putra-putra Pangeran Bandar memegang posisi kunci pemerintahan. Pangeran Faisal bin Bandar adalah Gubernur Riyadh dan Pangeran Abdullah bin Bandar adalah Kepala Garda Nasional Saudi.
Baca Juga: Gara-gara Video Viral, Raja Salman Undang Kakek di Indonesia Tunaikan Haji
Berita Terkait
-
Disney Berduka, Pengisi Suara Minnie Mouse Meninggal Dunia
-
Lupa Dibawa Keluar, Bayi Kembar ini Meninggal Terkunci 8 Jam di Mobil
-
Anak Yulia Baltschun Meninggal karena SIDS, Simak Faktor Penyebabnya!
-
Perbanyak Acara Hiburan Malam, Cara Arab Saudi Tangkal Paham Radikal
-
Lama Terkubur di Padang Pasir, Rongsokan Mobil Ini Harganya Bikin Heran
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara