Suara.com - Peristiwa mencekam terjadi daerah Lampung Tengah, Provinsi Lampung pada Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Aksi baku tembak bak koboi mengejutkan warga di lokasi kejadian.
Dilansir dari Saibumi.com (jaringan Suara.com), baku tembak terjadi saat tim Resmob Polres Lampung Tengah mendapat informasi keberadaan tersangka Abdul Lahab, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berada di sekitar Bandar Jaya mengendarai mobil Honda Jazz warna putih.
Dari informasi tersebut, tim Resmob Polres Lampung Tengah langsung menyisir lokasi dan mendapati mobil tersebut sedang melintas di dekat Mapolsek Terbanggi Besar.
Dari video yang beredar, polisi langsung melakukan penyergapan dengan menghentikan kendaraan tersebut.
Namun Abdul Lahab yang memiliki senjata api jenis pistol enggan menyerah. Dia nekat melawan dengan mengeluarkan tembakan mengarah ke anggota Resmob, sehingga terjadilah baku tembak.
Akibat baku tembak dengan petugas, Abdul Lahab diduga mengalami luka tembak di bagian bahu dan paha.
Tersangka lalu keluar dari mobilnya dan berpindah ke mobil hitam yang berada di dekatnya lalu melarikan diri, namun langsung dikejar anggota Resmob Lampung Tengah.
Pelaku melarikan diri dalam keadaan luka dan diperkirakan kabur ke arah kawasan PT. Umas Jaya.
Saat ini, Tim Resmob dipimpin Kasat Reskrim Lampung Tengah di-back up Polsek Terbanggi Besar sedang melakukan penyisiran di sekitar kawasan PT. Umas Jaya.
Baca Juga: TNI Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Papua
Hingg berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari aparat kepolisian setempat. Maupun informasi apakah tersangka Abdul Lahab sudah bisa ditangkap atau belum.
Berita Terkait
-
JK soal KKB di Nduga: Jika Tak Mau Damai dan Serang Tentara, Mesti Dibalas
-
TNI Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Papua
-
Soal Kontak Senjata Nduga, Moeldoko: Perlu Evaluasi antara TNI dan Polisi
-
Uni Eropa Serukan Gencatan Senjata di Libya
-
Baku Tembak 45 Menit, Pimpinan KKB Aceh Tewas Tertembak di Bagian Dada
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan