Suara.com - Eks Cawapres Sandiaga Uno mengaku tidak ingin membatasi Nur Asia Uno jika ternyata istrinya tersebut berkeinginan maju dalam Pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan tahun 2020.
Apalagi, menurut Sandiaga, keinginan maju Pilwalkot itu juga mendapat dukungan dari masyarakat. Maka bukan tidak mungkin Mpok Nur, sapaan karib istri tersebut menjadi calon wali kota Tangsel.
"Tapi dia seorang ibu rumah tangga, ada usaha juga kecil-kecilan. Saya tak ingin batasi karir dia (Nur Asia Uno), kalau dia memang dapat panggilan dari warga di mana pun yang dirasakan memberikan manfaat," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/8/2019).
Meski menyebut Mpok Nur memiliki usahanya sendiri, namun Sandiaga mengaku pusing mencarikan uang bila ternyata istrinya tersebut benar-benar ingin maju menjadi cawalkot Tangsel.
Sebab, Sandiaga sendiri baru saja mengikuti kontestasi pilpres bersama eks capres Prabowo Subianto dengan biaya yang tidak sedikit.
"Ya tambah lagi pusing, jadi napas dulu," kata Sandiaga.
Sandiaga berujar, sejauh ini dirinya masih memberikan waktu sendiri kepada Mpok Nur untuk memikirkan maju tidaknya dalam Pilwalkot Tangsel.
"Tapi bagi saya, saya ingin memberikan keleluasaan beliau untuk berpikir, berkonsultasi tentunya dengan penasihat-penasihatnya. Habis itu nanti ujung-ujungnya kita harus putusin besama," kata Sandiaga.
Sebelumnya, Sandiaga mengaku masih susah mengajak komunikasi Mpok Nur saat membahas seputar pemilihan wali kota Tangerang Selatan.
Baca Juga: Pasca Gagal Jadi Wapres, Sandiaga Uno Berseloroh: Nganggur Bro
Eks calon wakil presiden itu berujar hanya dilempar senyum oleh Mpok Nur sapaan karib Nur Asia saat dirinya mencoba menanyakan ihwal menjadi calon wakil kota Tangsel.
"Saya tanya-tanya beliau, beliau senyum-senyum terus. Jadi saya gak bisa masuk ke conversation yang lebih mendalam," kata Sandiaga.
Berita Terkait
-
Mesem Ditanya Pilwalkot Tangsel, Sandiaga Dicueki Mpok Nur?
-
Nur Asia Uno Dijagokan Maju Jadi Calon Wali Kota Tangerang Selatan 2020
-
Saingi Putri Ma'ruf, Gerindra Bakal Usung Nur Asia Uno di Pilkada Tangsel
-
Sukai Cuitan yang Serang SBY, Nur Asia Uno Disoroti Andi Arief
-
Beda Gaya Iriana Jokowi dan Nur Asia Uno Saat Nyoblos, Salfok Sama Lipstik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG