Suara.com - Sedikitnya 270 warga negara Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI dengan mengikuti gerak jalan santai di Tembok Besar China, Sabtu (10/8/2019).
Di bawah cuaca mendung, para peserta mengikuti kegiatan yang digelar Kedutaan Besar RI di Beijing tersebut melalui pintu masuk Tembok Besar China di sektor Juyongguan.
Gerak jalan santai diawali dengan menyanyikan lagu "17 Agustus" yang dipimpin oleh Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun.
"Saya Djauhari Oratmangun, Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, beserta seluruh warga negara Indonesia di Beijing, para mahasiswa, dan lain-lain, dengan ini mengucapkan salam hangat dari Great Wall. Merdeka...merdeka...merdeka....!" ucapnya diikuti para peserta gerak jalan santai seperti diberitakan Antara.
Beberapa saat kemudian, para peserta mengikuti arahan panitia untuk mengikuti alur gerak jalan sehat melalui pintu masuk objek wisata berkelas dunia yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Beijing itu.
Dalam beberapa perjalanan, para peserta melalui tiga pos. Di setiap pos, para peserta akan mendapatkan pertanyaan dari panitia yang jawabannya dikirimkan melalui Wechat, media sosial populer di China.
Setelah melalui alur yang ditetapkan, para peserta mendapatkan kesempatan makan siang bersama tidak jauh dari bangunan bersejarah yang pertama kali dibangun pada tahun 722 sebelum Masehi itu.
Di sela-sela acara makan siang itu, pihak panitia di bawah koordinasi Atase Pendidikan Kedutaan Besar RI di Beijing Yaya Sutarya membagi-bagikan bingkisan kepada para peserta.
"Kami ingin bersama-sama warga negara Indonesia merayakan HUT RI di tempat ini. Kegiatan ini merupakan pertama kali kami gelar di Great Wall" kata Dubes.
Baca Juga: Ayam Kobar jadi Menu Kemerdekaan di Hotel Santika Premiere Bintaro
Berita Terkait
-
Jelang Perayaan HUT RI, Pemuda Ini Nekat Kencingi Bendera Merah Putih
-
Lawan Anies dan Basuki, JK Menangkan Lomba Kelereng di Istana Bogor
-
Malam Ini Istana Gelar Wayang Kulit, Hadirkan Ki Manteb Soedharsono
-
Mulai 1 Juni Jumlah Pengunjung Harian Tembok Raksasa China Dibatasi
-
Kelewat Menawan, 5 Destinasi Wisata di China Ini Malah Jarang Dibicarakan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau