Suara.com - Nama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo disebut-sebut menjadi menjadi kandidat Menteri Pertanian periode 2019-2024.
Menanggapi kabar itu, Edhy menyebut akan siap apabila mendapatkan perintah.
Edhy mengungkapkan kalau pihaknya mengapresiasi seluruh doa dan harapan untuk dirinya bisa terpilih menjadi Menteri Pertanian.
Kalau sudah mendapat amanat dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Edhy mengaku siap menerima perintah.
"Kami yang paling penting di internal gimana pak Prabowo ketum kami. Kami siap laksanakan perintah beliau," kata Edhy di Kantor DPP Gerindra, Jalan RM. Harsono, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8/2019).
Edhy menjelaskan bahwa yang terpenting ialah soal konsep pembangunan yang dirumuskan Gerindra. Namun, ia menyebut belum ada pembicaraan secara detail terkait dengan konsep itu.
Konsep yang dimiliki Gerindra untuk pembangunan berkonsentrasi kepada pangan, energi dan BUMN. Edhy sendiri selama ini sudah fokus dalam hal pangan karena dirinya menjadi ketua Komisi IV DPR RI yang mengurusi bidang pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan.
Kalau memang nantinya Edhy dipanggil untuk menjadi menteri pertanian, dirinya akan tetap berlaku kritis demi kemajuan Indonesia dalam hal pangan. Edhy menuturkan bahwa apa yang ia lakukan ialah menyampaikan data dan fakta di lapangan.
"Kalau nanti pada akhirnya diminta dan diajak gabung, tugas yang diberikan, kami akan tetap kritis untuk smpaikan fakta apa adanya bukan untuk senangkan pimpinan," kata dia.
Baca Juga: Bakal Jadi Menteri Lagi? Sri Mulyani Cuma Tersenyum Kecut
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari