Suara.com - Sebelum upacara penurunan Bendera Merah Putih dimulai, tamu undangan dihibur dengan penyanyi Tulus.
Tulus yang mengenakan jas hitam, tampil menghibur tamu undangan di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Dalam kesempatan tersebut, lima lagu dibawakan Tulus di panggung yang sudah disediakan.
Lima lagu tersebut adalah Gajah, Monokrom, Jangan Cintai Aku Apa Adanya, Labirin, Manusia Kuat. Namun saat Tulus, memulai menyanyikan lagu berjudul Manusia Kuat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba-tiba keluar dari Istana Negara. Ia tampak menyaksikan penyanyi bertubuh tambun itu bernyanyi lagi Manusia
"Kau Bisa patahkan kakiku tapi tidak mimpi-mimpiku. Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa -jiwa yang kuat untuk kita," sepenggal lirik yang dinyanyikan Tulus saat disaksikan Jokowi.
Tak lama usai melihat penampilan Tulus, Jokowi keluar dari gerbang istana menyapa masyarakat yang menyaksikan upacara dari luar Istana Merdeka.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi Inspektur Upacara. Jokowi menjadi inspektur upacara penurunan bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Sabtu (17/8/2019).
Saat menjadi Inspektur upacara kali ini, Jokowi tak mengenakan baju adat tradisional, melainkan mengenakan jas biru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun