Suara.com - Mulai 1 September 2019, pemesanan tiket kereta api (KA) lokal hanya bisa melalui aplikasi KAI Access.
Sementara untuk pemesanan secara langsung (go show), 3 jam sebelum keberangkatan.
Informasi tersebut dibagikan via akun Twitter resmi Kereta Api Indonesia, @KAI121.
"#SahabatKAI, mulai 1 September 2019, pembelian tiket KA Lokal di Stasiun hanya dapat dilakukan secara langsung (go show), 3 jam sebelum keberangkatan," seperti dikutip dari cuitan Twitter @KAI121, Kamis (22/08/2019).
Berikut poin-poin yang perlu diperhatikan:
Mulai keberangkatan tanggal 1 September 2019, pemesanan tiket kereta api lokal hanya bisa melalui aplikasi KAI Access.
Loket stasiun melayani penjualan tiket kereta api lokal secara Go-Show mulai 3 jam sebelum keberangkatan kereta api.
Terkait pembatalan tiket, akun @KAI121 juga mengatakan bahwa untuk saat ini pembatalan tiket KA Lokal hanya bisa dilayani di loket stasiun keberangkatan atau persinggahan KA tersebut, namun pengembangan pada aplikasi KAI Access tentunya akan dilakukan.
Baca Juga: Begini Jadinya Kalau Kereta Api di Kyoto Ditumpangi Makhluk Mitologi Jepang
Berita Terkait
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK