Suara.com - Insiden keracunan yang menimpa ibu hamil bernama Novi Sri (24) lantaran diduga karena diberi obat kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Muara, Jakarta Utara, ternyata dialami juga oleh ibu hamil lainnya, Winda Dwi Lestari (23).
Winda mengaku diberi vitamin B6 kedaluwarsa akibat kelalaian pihak Puskesmas Kamal Muara, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, hingga merasakan lemas, mual dan pusing tiap kali mengkonsumsi vitamin B6 kedaluwarsa tersebut.
Suami Winda, Hendi Wijaya (27), mengaku mulanya dirinya dan sang istri tidak mengetahui kalau vitamin B6 yang diberikan oleh pihak Puskesmas Kamal Muara itu ternyata kedaluwarsa. Hendi mengatakan baru mengetahui setelah di media ramai memberitakan ada korban seorang wanita hamil bernama Novi Sriwahyuni (21) yang diberi vitamin B6 kedaluwarsa dari Puskesmas Kamal Muara.
Hendi yang merasa khawatir lantas mengecek vitamin B6 yang diberikan oleh Puskesmas Kamal Muara kepada sang istri yang juga mengecek kandungan di Puskesmas tersebut seperti Novi. Setelah dicek ternyata memang benar vitamin B6 yang diberikan oleh Puskesmas Kamal Muara kepada istrinya itu telah kedaluwarsa sejak April 2019.
"Saya ngecek vitamin B6 yang ada di rumah, pas saya cek ternyata benar bahwa vitamin B6 itu sudah kedaluwarsa sejak April 2019. Sekarang obatnya saya tinggal di Polsek Penjaringan buat barang bukti," kata Hendi saat dihubungi Suara.com, Kamis (22/8/2019).
Hendi mengatakan sang istri telah dua kali mengecek kandungannya ke Puskesmas Kamal Muara, yakni pada Juni dan Juli. Hanya, kata Hendi, dirinya tidak tahu pasti apakah vitamin B6 yang telah habis dikonsumsi sang istri itu juga kedaluwarsa atau tidak.
Hendi menjelaskan berdasar pengakuan istrinya tiap kali usai mengkonsumsi vitamin B6 mengaku selalu merasakan lemas, mual dan pusing. Hanya saja baik istrinya maupun Hendi tidak pernah menyangka bahwasanya efek tersebut timbul akibat mengkonsumsi vitamin B6 yang telah kedaluwarsa.
Kalau istri saya setelah minum vitamin itu dia mengalami lemas, mual, terus pusing.
"Nyangkanya ini bawaan orok gitu, karena masih hamil muda gitu jalan tiga bulan," ungkapnya.
Baca Juga: Megahnya Puskesmas Kamal Muara Pemberi Vitamin Kedaluarsa ke Ibu Hamil
Berita Terkait
-
Ibu Hamil Minum Obat Kedaluwarsa, Adakah Efeknya untuk Kandungan?
-
Megahnya Puskesmas Kamal Muara Pemberi Vitamin Kedaluarsa ke Ibu Hamil
-
Ibu Hamil Diberi Obat Kedaluwarsa Oleh Puskesmas, Begini Reaksi BPOM
-
Puskesmas Kamal Muara Lalai, Ibu Hamil Konsumsi Obat Kadaluarsa
-
Wanita Hamil Muntah Parah karena Obat Kedaluwarsa, Puskesmas Akui Lalai
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo