Suara.com - Sebanyak 250 polisi dan tentara patroli di objek-objek vital Manokwari untuk memastikan ibu kota Provinsi Papua Barat itu aman pasca kerusuhan Papua. Mereka adalah pasukan gabungan TNI dan Polri.
Patroli juga dilakukan di jalur luar kota menuju dalam kota dan dalam kota menuju luar kota untuk memetakan kondisi keamanan. Personel yang melakukan patroli dari satuan Brimob Polda Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Maluku yang diperbantukan di Papua Barat, Samapta Polda Papua Barat serta Kodam Kasuari.
"Patroli dengan sasaran objek vital nasional, gedung, perkantoran, pemerintah, kantor gubernur, pemda, Pertamina, PLN dan sekitarnya," ujar Direktur Samapta Polda Papua Barat Kombes Pol Sugeng Widodo di Manokwari, Jumat (23/8/2019).
Sugeng menuturkan patroli dilakukan karena masih terdapat masyarakat yang takut untuk berkegiatan seperti biasa dengan alasan takut terjadu demonstrasi susulan.
"Sebagian masyarakat masih trauma, ada yang bikin isu menyesatkan ada demo susulan jadi ada yang takut ke kantor atau pasar," ucap dia.
Meski Manokwari sudah dinilai aman dan kondusif, Sugeng mengatakan patroli akan dilakukan setiap hari saat siang dan malam untuk memberikan jaminan rasa aman terhadap masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
-
Polisi Ditembak saat Baku Tembak di Wamena Papua, Kena di Paha
-
Baku Tembak di Wamena, Polisi Tembak Mati Anak Buah Egianus Kogoya
-
Dar... Der... Dor... Baku Tembak Terjadi di Wamena Papua, 1 Tewas
-
Isu Referendum Tunggangi Kerusuhan Mimika? Luhut: Tak Ada Main Gitu-gituan!
-
Propam Polda Jabar Periksa Polwan Pemberi Miras ke Demo Mahasiswa Papua
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam