Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menyangkal adanya isu referendum kebebasan Papua Barat di balik kerusuhan di DPRD Mimika yang terjadi pada Rabu (21/8/2019) lalu.
Luhut menyatakan kalau tidak ada istilah referendum kebebasan Papua Barat. Referendum kebebasan Papua Barat sendiri pertama kali muncul pada 1969 melalui Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).
"Kalau referendum, enggak ada itu namanya referendum, enggak ada itu main gitu-gituan," kata Luhut di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019).
Dugaan tersebut disampaikan pihak kepolisian Mimika saat mengamankan demo yang berakhir dengan ricuh di DPRD Mimika.
Menurut Kapolres Mimika Agung Marlianto, dalam orasi yang disampaikan justru ada pergeseran dari penolakan rasis menjadi referendum Papua merdeka.
Penunggangan demo di Papua juga terendus oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moelodoko. Moeldoko menilai ada tujuan terselubung saat kerusuhan di Papua. Menurutnya, kejadian tersebut dijadikan momentum untuk menyebarkan isu kemerdekaan Papua.
Pihak yang memanfaatkan kejadian itu disebut Moeldoko adalah kelompok perjuangan kemerdekaan Papua. Mereka terbagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok politik dan bersenjata.
"Ya pasti itu ada yang bermain di situ (isu kemerdekaan Papua). Kelompok-kelompok perjuangan, baik kelompok perjuangan politik maupun bersenjata masuk di situ," ujar Moeldoko di Hotel Arya Duta, Kamis (22/8/2019).
Moeldoko menganggap kedua kelompok itu membuat kerusuhan semakin membesar. Tujuannya agar isu Papua merdeka semakin berkembang di tengah masyarakat.
Baca Juga: Alasan Kenal Dekat, Polwan Sarce Kasih Mahasiswa Papua Miras Gratis
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733