Suara.com - Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan partainya terbuka dalam pemilihan ketua umum baik calon dari internal maupun eksternal. Pernyataan itu sekaligus menanggapi kabar Sandiaga Uno yang diproyeksi menggantikan posisi Zulkifli Hasan dari kursi ketua umum.
Yandri berujar, dibanding partai lainnya, PAN merupakan partai paling demokratis. Hal itu, kata dia, tercermin dari pelaksanaan Kongres PAN yang terbuka untuk siapa saja untuk mereka yang ingin berasu gagasan, argumen dan program sebagai calon ketua umum.
"Artinya, kita membuka semua orang. Bagi yang berminat ke PAN misalnya pak Sandiaga Uno, pak Gatot wah itu karpet biru kita siapkan kalau mereka mau masuk PAN," kata Yandri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Ia menyarankan bagi siapapun yang memang tertarik mencalonkan Ketua Umum PAN, maka tak usah ragu untuk memunculkan diri ke publik. Terutama untuk mulai bersilaturahmi kepada pengurus PAN di wilayah tingkat I dan tingkat II hingga ke sayap partai.
"Insyaallah kalau tidak Maret, April 2020 dan sudah saatnya kalau sekarang mereka mau muncul ya silakan muncul, tidak ada larangan. Termasuk anak-anak muda yang ada di PAN," kata Yandri.
Yandri kemudian memastikan jika PAN memang benar-benar terbuka dan demokratis dalam pemilihan ketua umum baik yang berasal dari internal maupun eksternal.
"Bagi PAN tidak pernah menghalang-halangi, tidak pernah akan membuat suatu gerakan yang akan mematikan semua usaha para kader untuk muncul termasuk tadi dari eksternal mau bergabung dengan PAN. Bahkan mau merebut ketua umum pun kita ucapkan selamat bersaing secara sehat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Sandi Menghilang Usai Quick Count dan 4 Berita Hit Lainnya
-
Menghilang Setelah Quick Count, Akhirnya Sandi Cerita Kronologi Sebenarnya
-
Desmond Gerindra: Sandiaga Besar karena Ikut Prabowo
-
Partai Gerindra Ikhlaskan Sandiaga Gabung ke PAN
-
DPRD DKI Akan Bubarkan Pansus Pemilihan Wagub DKI Pengganti Sandiaga
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis