Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan ulah arogan seorang pria yang menodongkan pistol ke rumah tetangga. Aksi tersebut kini viral dan menjadi perbincangan.
Pria yang mengaku seorang aparat polisi itu merasa terganggu dengan suara renovasi rumah tetangganya di sebuah perumahan Kota Tangerang, Banten.
Ia lantas menghampiri rumah yang bersangkutan untuk meluapkan emosi hingga menodongkan senjata. Padahal kondisi saat itu sepi, hanya ada pemilik rumah yang sudah tua dan tukang bangunan.
Dalam video yang dibagikan di akun Facebook, Jack Tan Surabaya, pelaku berhadapan dengan tukang bangunan di teras. Ia menantang pemilik rumah untuk menemuinya.
"Mana yang punya rumah? Saya punya anak kecil jangan macam-macam ya! Mana yang punya rumah?" bentak pria itu.
Ia lantas memberikan ancaman kalau dirinya berani dan tak sungkan untuk menodongkan senjata.
"Gimana kurang sopannya saya, jangan sampai peluru ini muncratnya? Mana pemilik rumah, panggil, panggil! Nggak goyah saya," katanya setelah menunjukkan pistol yang digenggam.
Pelaku pun memarahi orang di hadapannya karena terganggu dengan suara renovasi rumah.
"Anak saya lagi enak-enakan, kalau mau mlester ya mlester aja jangan gludag-gludug," ungkapnya sambil menodongkan pistol.
Baca Juga: Harga Pistol Kemahalan, Aulia Sempat Gagal Tembak Suami dan Anak Tiri
Puncaknya, pelaku mengaku kalau dirinya seorang polisi yang memiliki senjata asli.
"Kita tetangga harus baik-baik, bapak tahu ini peluru asli, saya bukan polisi bohongan. Saya bisa nembak sekalian," terangnya sambil memamerkan peluru dalam pistol.
Kendati demikian belum diketahui secara pasti buntut dari kejadian itu.
Sementara itu, kini video insiden pria menodongkan pistol telah dibagikan 1.300 kali dan dibanjiri komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Dari Pirang hingga Botak, Buronan Begal Payudara Masih Berkeliaran
-
Polisi Bekuk Pelaku Penyiraman Air Keras ke Guru Ngaji di Pulau Untung Jawa
-
Rayuan Sopir Angkot Cabul ke Siswi: Saya Suka Kamu, Kita ke Kontrakan
-
Jatuh Ditendang Polisi, Motor RX King di Video Viral Diduga Hasil Kejahatan
-
Diduga Menghirup Asap Pabrik, 14 Santriwati di Tangerang Keracunan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak