Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyaksikan pengukuhan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly menjadi Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri. JK menyebut Yasonna merupakan orang yang sangat lengkap.
Sambutan JK diawali dengan ucapan selamat kepada Yasonna yang baru saja mendapatkan gelar profesor setelah mengenyam pendidikan ilmu kriminolog di STIK. Kemudian JK menyebutkan kalau Yasonna sebagai pribadi yang komplit.
"Tentu pertama marilah kita semua mengucapkan selamat kepada bapak profeser Yosanna Laoly atas pengukuhan pada pagi hari ini," kata JK di Mutiara Auditorium PTIK, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).
"Profesor Laoly ini orang yang sangat lengkap, legislatif anggota DPR cukup lama sekarang di eksekutif, nanti akademis mungkin juga nanti akan jadi hakim setelah ini, jadi lengkaplah," sambungnya.
Dengan memegang gelar baru, Yasonna diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa-mahasiswa yang tengah mengambil kuliah di STIK-PTIK. Pengetahuan yang dimaksud JK ialah soal penguasaan teknologi di era kini.
Selain itu juga adanya kekuatan siber yang menguasai kehidupan manusia sehari-hari. Bukan hanya mempengaruhi gaya hidup akan tetapi juga dimanfaatkan para penjahat untuk menjalankan aksinya melalui siber.
"Sehingga dapat meningkatkan kemampuan kita, kemampuan aparat kita untuk mengatasi begitu juga tentu etika politik juga harus dijaga dengan hal-hal ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut