Suara.com - Sejumlah orang menggelar aksi di depan gedung KPK, Senin (23/9/2019), mendukung Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah direvisi DPR.
Namun, seorang peserta aksi tidak mengetahui nama kelompoknya yang menggelar demonstrasi itu.
Peserta tersebut adalah seorang pria yang masih berusia sekitar 20 tahun. Pria yang enggan disebutkan namanya itu ikut berteriak mengikuti arahan orator.
"Turunkan Agus Rahardjo (Ketua KPK) yang telah mengkhianati bangsa," ujar salah seorang orator dari atas mobil komando di depan gedung KPK, Senin (23/9/2019).
"Turunkan," kata massa lelaki tersebut mengikuti kata-kata orator.
Saat orasi selesai, Suara.com menghampiri pria tersebut yang sedang bersama rekannya berdiri di depan gedung lembaga antirasuah. Saat ditanya nama kelompok aksinya, ia malah bingung gelagapan.
"Ini bang, dari bareng-bareng aja bang," kata pria itu.
"Dari mana tadi namanya?" tanya pria itu ke rekannya.
"Aliansi, aliansi," jawab rekannya itu.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa Tolak UU KPK dan RKUHP di Bandung Ricuh
Setelah itu, ia berjalan sambil menghisap rokoknya ke arah kerumuman rekan massa aksi yang lain. Aksi masih berlanjut bahkan sampai sudah lewat pukul 18.00 WIB.
Berita Terkait
-
Masih Bertahan, Sebagian Massa Pro UU KPK Baru Salat Maghrib di KPK
-
Massa Lempar Kayu ke Gedung KPK, Polisi Diam dan Malah Menghindar
-
Beringas, Massa Coba Terobos Kawat Berduri: Bakar KPK Sekarang Juga!
-
Pendemo Pro UU KPK di Gedung Merah Putih Anarkistis, Rusak Kawat Duri
-
Tolak UU KPK Baru dan RUU KUHP, Mahasiswa Cirebon Aksi Turun ke Jalan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan