Suara.com - Setelah dihebohkan oleh aksi mahasiswa yang melakukan demonstrasi, kini jejaring sosial kembali dikejutkan dengan aksi yang dilakukan oleh pelajar STM.
Para pelajar dari sekolah teknik menengah (STM) mendatangi Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).
Mereka mengatakan ingin meneruskan perjuangan mahasiswa yang berunjuk rasa sehari yang lalu
Tak pelak tagar #STMmelawan kini merajai trending topic di Twitter. Aksi yang dilakukan oleh para pelajar ini banyak dibagikan di media sosial, mulai dari demo di atas truk pengangkut mobil ataupun aksi ricuh pelajar dengan aparat kepolisian.
Berikut SUARA.com rangkum momen-momen viral dengan tagar #STMmelawan yang trending di Twitter :
1. Video STM se-Bogot di Stasiun
"Terima kasih kepada para petinggi DPR RI ,atas perhatiannya mempersatukan anak STM se-kota Bogor. Salam dari kami sampai ketemu di ibu kota," cuit pengguna Twitter @AaRailways.
Video ini menampilkan mahasiswa se-Bogor yang berkumpul di depan stasiun Bogor sambil bernyanyi diiringi dengan tepuk tangan. Terlihat pula dalam video, aparat keamanan sedang yang sedang berjaga.
Banyak netter yang mendukung aksi ini, salah satunya disampaikan oleh @ermina.
Baca Juga: Massa STM Melawan Kembali Rusuh, Naik ke Jalan Tol Dalam Kota
"Terharu ketika biasanya mereka tawurannya antar mereka, sekarang mereka bersatu melawan ketidakadilan," cuitnya.
2. Video pelajar naik truk pengangkut mobil
Sebuah akun dengan nama @alfankhudori99, mengunggah sebuah video yang menyedot perhatian warganet lantaran dilakukan diatas truk auto hauler. Kendaraan ini berfungsi untuk mengangkut kendaraan bermotor seperti mobil secara massal.
Video berdurasi 30 detik itu menampiklan bagaimana truk dipenuhi oleh ratusan siswa. Beberapa dari mereka yang berada di tepi jalan, langsung menaiki truk ini ketika melintas.
3. Pelajar menaiki mobil polisi
Aksi pelajar menaiki kap depan mobil patroli kepolisian juga menjadi trending di jejaring sosial Twitter. Salah satu yang mengunggah video ini adalah akun @Likeweedness.
Berita Terkait
-
Massa STM Melawan Kembali Rusuh, Naik ke Jalan Tol Dalam Kota
-
Anies Klaim Tanggung Biaya Pengobatan 273 Mahasiswa Korban Demo DPR
-
Anak STM Lempar Molotov ke Mobil Water Cannon, Api Sempat Membumbung
-
Bentrok Anak STM Vs Polisi, KRL ke Arah Stasiun Palmerah Tak Bisa Melintas
-
Ke DPR Lewat Polda Metro: Assalamualaikum, STM Datang Bawa Pasukan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu