Suara.com - Seorang petugas medis Palang Merah Indonesia (PMI) curhat di jejaring sosial Facebook soal perlakuan represif aparat kepolisian saat berjaga di lokasi demo mahasiswa.
Curhatan tersebut mendapat banyak perhatian di Twitter, setelah diunggah Staf Humas Pemprov DKI Jakarta Muhammad Ridha Intifadha melalui akunnya, @RidhaIntifadha.
Ia membagikannya sebagai informasi tambahan untuk cuitan sutradara Dandhy Laksono pada Kamis (26/9/2019), yang menyangsikan tuduhan dari polisi bahwa lima ambulans Pemprov DKI mengangkut batu dan bensin.
"Lihat curhatan dari petugas medis @palangmerah ini di Facebook. Mereka garda terdepan dalam melayani kesehatan siapa pun, termasuk aparat keamanan, bukan hanya massa demonstran," tulis Ridha, menyertakan tangkapan layar unggahan pengguna akun Facebook Eq Prasetyo.
Dalam tulisan panjangnya, Eq Prasetyo mengungkapkan kekecewaan dan kesedihan atas kekerasan yang dilakukan polisi.
Menurut keterangan Eq Prasetyo, ia dan rekan-rekannya dituduh mengangkut batu bagi demonstran serta bensin untuk bom molotov. Dirinya pun menegaskan, tuduhan itu tidak benar alias hoaks belaka.
Eq Prasetyo menegaskan, tim medis tak berpihak pada siapa pun dan selalu siap memberikan pertolongan, baik pada demonstran, aparat keamanan, atau masyarakat umum yang terluka.
Lantas dirinya kecewa, polisi menyebar kabar palsu tentang timnya, bahkan merusak ambulans, memukul dan menginjak rekannya, juga menarik paksa pasien di dalam ambulans.
Karena itu, Eq Prasetyo meminta tanggung jawab morel dan materiel pada kepolisian. Berikut curhatan lengkapnya:
Baca Juga: 2 Hari Rusuh, Polisi Kaltim Kirim Bantuan 100 Pasukan Brimob ke Jakarta
"Teruntuk Pak POLISI yang sangat kami hormati dan kami banggakan...
Dengan sangat sedih dan rasa marah kami sampaikan... Kami kecewa atas tudingan dan sikap para aparat keamanan yang seharusnya menjadi bagian dari pengamanan tugas PMI.
Tuduhan yang tidak berdasarkan bukti adalah fitnah dan pencemaran nama baik. Kami bertugas 3 hari ini adalah penugasan resmi, berdasarkan SOP, kami beridentitas jelas dan job desk kami sangat jelas. *PELAYANAN AMBULANS RUJUKAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA*
Tolong diralat Pak... kami klarifikasi: Kami tidak pernah dan tidak akan pernah melakukan di luar dari tugas kami.
- Kami BUKAN PEMBAWA BATU
- Kami TIDAK MENSUPLAY BATU untuk pendemo
- APALAGI menyediakan BENSIN untuk Molotov.
PMI diberikan mandat untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pertolongan medis.
Kami sedih dan kecewa... Lihat apa yang sudah kami lakukan dan kami berikan... berapa banyak korban yang kami evakuasi, kami berikan bantuan Pertolongan Pertama, kami juga memberikan pelayanan untuk anggota aparat keamanan yang sakit dan terluka.
Kami sama seperti bapak-bapak aparat keamanan, kami ambil tugas yang penuh risiko ini demi kemanusiaan (siapapun dia). Kami tidak berpihak... Antara PENDEMO, APARAT KEAMANAN DAN MASYARAKAT UMUM, memiliki hak yang sama atas pelayanan PMI. Kami tidak membeda-bedakan...
Berita Terkait
-
Polwan Berhijab Putih Kawal Demo Mahasiswa, Kapolda: Tampilan Mereka Agamis
-
Disebut Bawa Batu Anak STM, Begini Penampakan Ambulans Milik Pemprov DKI
-
Sudinkes Jakut Belum Pastikan Ambulans Pademangan Bawa Batu Anak STM
-
Ambulans Pemkot Jakut Dipakai Angkut Batu Anak STM, Wali Kota Bicara
-
Kesal Respons Fahri, Najwa Shihab: Langsung Dijawab, Soalnya Muter-muter
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur