Suara.com - Nama aktivis Dandhy Laksono dan musisi Ananda Badudu ramai dibicarakan masyarakat lantaran ditangkap polisi. Saat ditanyakan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi, ia malah membalikan badan.
Kerusuhan pasca demonstrasi mahasiswa dan pelajar yang menuntut pembatalan rancangan undang-undang oleh pemerintah dan DPR RI pun redam. Namun beberapa mahasiswa dan pelajar malah diamankan pihak kepolisian.
Yang membuat kaget, Dandhy Laksono dan Ananda Badudu juga ikut ditangkap polisi. Dandhy Laksono ditangkap polisi dengan dugaan sebagai penyebar ujaran kebencian. Sedangkan Ananda Badudu ditangkap karena menggalang dana untuk mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi.
Awak media pun meminta Jokowi untuk buka suara terkait dengan penangkapan Dandhy Laksono dan Ananda Badudu yang juga menjadi aktivis nan kritis terhadap pemerintahan. Akan tetapi saat dilontarkan pertanyaan tersebut, Jokowi tidak menjawabnya. Hal itu dilakukannya ketika menemui awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).
"Pak soal penangkapan aktivis bagaimana, pak?" tanya awak media.
Jokowi pun membalikkan badannya dan tidak menjawab pertanyaan awak media.
Untuk diketahui, Dandhy Laksono telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama sekitar tiga jam. Dandhy pun diperbolehkan pulang sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (27.9/2019), dengan status sebagai tersangka penyebar ujaran kebencian.
Dandhy dijerat dengan Pasal 28 ayat (2), jo Pasal 45 A ayat (2) UU No.8 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 dan Pasal 15 No.1 tahun 1946 tentang hukum pidana.
Baca Juga: Ernest Prakasa Bersyukur Ananda Badudu Bebas
Tak hanya jurnalis sekaligus sutradara Dhandy Dwi Laksono yang dijemput aparat Polda Metro Jaya. Musisi Ananda Badudu turut dicokok lantaran diduga mentransfer dana kepada mahasiswa yang menggelar aksi di Gedung DPR RI.
Ananda Badudu mewartakan penangkapan terhadap dirinya melalui Twitter dengan akunnya, @anandabadudu pada pukul 04.34 WIB, Jumat (27/9/2019).
Berita Terkait
-
BEM Tolak Dialog Tertutup di Istana, Menristek: Jika Terbuka, Itu Pidato
-
2 Mahasiswa Ditembak Mati saat Demo, FPR: Rezim Jokowi Fasis
-
2 Mahasiswa Tewas saat Demo, Jokowi ke Kapolri: Investigasi Jajaranmu
-
Istana Undang BEM se-Indonesia untuk Bertemu Jokowi, Ditolak Semua!
-
2 Mahasiswa Tewas Ditembak, Jokowi: Semoga yang Diperjuangkan Jadi Kebaikan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
MKD Akan Panggil Deddy Sitorus, Tak Perlu Tunggu Reses Selesai
-
Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja
-
Makin Menegangkan! Film Fall 2: Deadpoint Siap Rilis pada September 2026
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar
-
Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan
-
Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026
-
Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo