Suara.com - Sempat viral di media sosial, foto slip gaji Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang menunjukkan angka Rp 5,9 juta.
Foto itu menjadi sorotan khalayak ramai setelah diunggah jejaring Instagram @kabupatenbanjarnegara, akun resmi media sosial pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Terlihat, slip gaji berwarna coklat atas nama Budhi Sarwono yang memangku jabatan sebagai Bupati Banjarnegara, memperoleh gaji sebesar Rp 6.114.100 di bulan Oktober 2019.
Namun karena dipotong untuk membayar zakat Rp 152.900, Budhi Sarwono mendapatkan gaji bersih sebesar Rp 5.961.200.
Nominal tersebut sempat menuai kontroversi, sejumlah pihak mengaku prihatin, tapi ada juga yang malah memberikan cibiran.
Banyak orang yang kemudian penasaran dengan harta kekayaan yang dimilliki Bupati Banjarnegara tersebut.
Suara.com pun menelusuri jumlah harta kekayaan Budhi Sarwono, melalui laman LHKPN, Minggu (6/10/2019).
Dari laman tersebut, diperoleh informasi bahwa Bupati Banjarnegara melaporkan harta kekayaannya pada 2018 yang secara keseluruhan berjumlah Rp 19.143.742.035.
Jumlah tersebut bila dirinci, didapat dari empat kategori.
Baca Juga: Tunjangannya Besar, Berikut Rincian Gaji Ketua DPR dan MPR
Budhi Sarwono memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 1.055.856.100 yang terbagi ke dalam dua. Satu tanah bangunan milik sendiri di Banjarnegara seharga Rp 947.288.300 dan tanah seluas 671 meter persegi senilai Rp 108.567.800.
Bupati Banjarnegara juga memiliki harta bergerak mencapai Rp 60.800.000.
Sementara dua rincian harta kekayaan lainnya berasal dari surat berharga senilai Rp 8.844.400.813 dan harta kas dan setara kas sebesar Rp 9.182.685.122.
Meski begitu, dalam laporan harta kekayaan tersebut, Budhi Sarwono tidak mencantumkan harta untuk alat transportasi dan mesin.
Menuai polemik
Akun resmi media sosial Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengunggah foto slip gaji sang bupati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara