Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membuka Lokakarya Guru Milenial dengan tema "Sebuah Profesi di Masa Depan" di Graha Utama, Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Lokakarya tersebut dalam rangka memperingati Hari Guru Internasional.
Dalam acara tersebut, Muhadjir mengaku tak ingin berpidato, dirinya hanya ingin mendengar suara para peserta lokakarya yang terdiri guru dan mahasiswa.
Sebab kata Muhadjir, masa jabatan dirinya menjadi Mendikbud akan segera berakhir.
"Saya tidak pidato, saya malah ingin dengar dari bapak ibu suaranya. Karena kan saya tinggal menghitung hari ini, final countdown," ujar Muhadjir.
Pernyataan Muhadjir menyusul masa jabatan kabinet kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan segera berakhir.
Adapun pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan digelar pada 20 Oktober 2019.
Tak hanya itu, Muhadjir juga menyinggung visi Presiden Jokowi dalam membangun SDM yang maju pada periode kedua.
Kepada Jokowi, Muhadjir mengatakan bahwa yang perlu diprioritaskan di bidang pendidikan yakni guru.
Baca Juga: Mendikbud Muhadjir Effendy Meluncurkan Program Digitalisasi Sekolah
"Kalau Pak Jokowi mencanangkan pembangunan SDM, saya ditanya (kalau) di (bidang) pendidkan apa yang harus diprioritaskan, saya jawab guru. Karena guru kuncinya," tutur dia.
Lebih lanjut, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menyebut di akhir masa jabatannya, dirinya akan fokus memperbaiki profesi guru. Namun ia berharap hal tersebut bisa diteruskan oleh menteri selanjutnya.
"Karena ini akhir masa jabatan saya, saya fokus ke guru. Tapi belum selesai. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan nanti bisa diteruskan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan