Suara.com - Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menyesalkan insiden penusukan Menteri Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto di Banten.
Melalui jejaring Instagram pribadinya, Gus Miftah membagikan video detik-detik penusukan Wiranto.
Dalam keterangan video tersebut tertulis, Menkopolhukam Wiranto diserang di Pandeglang, Banten. Kapolsek yang berada di dekat Wiranto saat penyerangan terkena tusukan di punggung.
Mengetahui kabar itu, tanpa memberikan komentar panjang, Gus Miftah mengungkapkan kesedihannya.
Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta tersebut memanjatkan doa semoga tercipta kedamaian di Tanah Air.
"Damaikan bangsa kami ya Allah," tulis Gus Miftah sembari menyematkan emoji menangis.
Seketika unggahan Gus Miftah dibanjiri komentar warganet yang turut menyampaikan kesedihannya. Hingga kekinian postingan tersebut telah disaksikan lebih dari 80 ribu kali.
Sebelumnya diberitakan, Wiranto ditusuk orang tak dikenal sesuai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Kamis (10/10/2019).
Kapolsek Menes, Pandeglang, Banten Kompol Darianto ikut terluka saat Menkopolhukam Wiranto diserang pelaku misteris
Baca Juga: Wiranto Diincar Teroris Sejak 22 Mei, Ancaman Pembunuhan Jadi Nyata
Akibat aksi penyerangan itu, Wiranto disebut mengalami dua luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.
Kini, Wiranto sudah dirujuk ke RSUD Gatot Subroto, Jakarta seusai sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang.
Dalam kasus penusukan ini, polisi telah meringkus dua pelaku yang merupakan pasutri. Kini, keduanya masih diperiksa di Polda Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen