Suara.com - Warga Jalan Alfakah V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, mengakui kaget setelah mengetahui mantan tetangga mereka dulu, yakni Syahrial Alamsyah (31) nekat menusuk perut Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Mirah (70), warga setempat mengatakan, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara yang mereka kenal sebagai Alam adalah orang baik dan sopan.
“Syahrial ini ada pengajian sendiri. Sering ke masjid. Pengajiannya lain dia. Yang kami kenal, dia baik lah. Ya Allah, baik lah si Alam itu. Di sini kenalnya Alam,” kata Mirah seperti diberitakan Kabarmedan.com—jaringan Suara.com.
Warga lainnya Agus Salim (40) mengatakan, pada tahun 2010 dia mendapatkan tugas untuk melakukan sensus penduduk dan mengetahui bahwa Syahrial tinggal di Jalan Alfakah VI bersama dua orang putri. Syahrial meninggalkan rumahnya setelah terkena penggusuran untuk jalan tol.
“Rumahnya habis, sudah jadi jalan tol itu. Itu di tahun 2016-2017 lah,” katanya.
Menurutnya, Syahrial juga merupakan sosok yang rajin beribadah di Musala Al Muhajirin yang lokasinya bersebelahan dengan rumahnya. “Sering lah lihat dia pakai pakaian jubah,” katanya.
Sementara seorang warga lain bernama Ismawati (54) mengaku kaget dan berkali-kali mengucap istighfar mengetahui bahwa seorang pria yang dilihatnya di televisi telah menyerang Wiranto adalah Syahrial.
“Astaghfirullah, astagfirullah. Itu dia? Yang tadi di berita sama Pak Wiranto? Astaghfirullah, anaknya baik lho. Dia sopan kali,” katanya.
Ismawati mengatakan, dia mengenal Syahrial karena memang penduduk asli di Alfakah VI. Orangtuanya juga dikenalnya secara baik dan sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.
Baca Juga: Rano Karno Kaget Wiranto Diserang di Daerah Banten
Rumah Syahrial sudah digusur sejak 2016 untuk pembangunan jalan tol.
Sementara tetangga lainnya, Mira, mengatakan sudah lama tak melihat pelaku.
“Sudah lama tidak jumpa, karena rumah dia di sini sudah digusur buat dibangun jalan tol,” kata Mira.
Ia mengungkapkan, Abu Rara sudah tidak lagi di daerah tersebut sejak tahun 2016. “Lama kali lah tak nampak sejak rumahnya digusur itu,” tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Syahrial bersama dengan Fitri Andriana Binti Sunarto, melakukan penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Lapangan Menes Pandeglang diamankan pihak kepolisian di Pandeglang, Kamis.
Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandeglang. Kamis 10 Oktober 2019 sekitar pukul 11.55 WIB, Abu Rara dan Fitri mengerang Wiranto di depan Gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.
Berita Terkait
-
Wiranto Alami Penusukan, PBSI Jamin Roda Organisasi Tak Terganggu
-
Tetangga Abu Rara Penusuk Wiranto: Astaghfirullah Dia Anak Baik dan Sopan
-
LPSK Akan Lindungi Para Saksi Wiranto Ditusuk
-
Rumah Abu Rara Penusuk Wiranto Langsung Digeledah Polisi dan TNI
-
Abu Rara Si Penusuk Wiranto Sehari-hari Pakai Gamis
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri