Suara.com - Pedangdut Via Vallen menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Graha, Kantor Staf Presiden, Kamis (10/10/2019). Via Vallen datang bersama sejumlah tokoh muda, termasuk dengan Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull.
Seusai pertemuan Via Vallen mengatakan kedatangannya untuk membahas isu-isu yang terjadi saat ini.
"Saya mewakili pemuda Indonesia karena memang peran pemuda memang penting untuk persatuan kita," ujar Via Vallen di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Via Vallen menuturkan, dalam pertemuan tersebut ia dan sejumlah anak muda menyampaikan unek-unek kepada Jokowi melalui Moeldoko.
"Makanya tadi banyak banget anak milenial yang diundang. Mereka menyampaikan unek-unek untuk disampaikan kepada Pak Jokowi, melalui Pak Moeldoko. Karena beliau kan orang terdekat Pak Jokowi. Jadi biar bisa disampaikan. Banyak hal sih," ucap dia.
Beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan ini diantaranya soal toleransi, pendidikan, dan budaya.
"Yang paling concern soal toleransi dan budaya ya. Karena kita sudah masuk," katanya.
Menurut Via Vallen, masyarakat Indonesia harus kembali pada Pancasila. Ia menilai kekinian toleransi sudah mulai luntur.
"Ya zaman sekarang kan orang di Indonesia harus hidup beragama dan mengacu Pancasila. Jadi di negara ini enggak cuma satu agama. Jadi kita enggak boleh merasa paling benar," kata dia.
Baca Juga: Usai Pelantikan Jokowi, Tarif 21 Ruas Tol Akan Naik
Saat ditanya apakah kedatangannya juga untuk membahas acara penyambutan Jokowi - Maruf Amin sebagai presiden dan wapres periode 2019 - 2024, Via Vallen membantahnya.
"Enggak. Kita sama sekali enggak bahas konser. Kita cuma bahas isu-isu saat ini saja," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas