Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Dalam pertemuannya dengan SBY, Jokowi mengaku tak membahas masalah Peraturan pemerintahan pengganti undang-undang (perppu) atas revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal ini menyusul banyaknya desakan yang meminta Jokowi mengeluarkan Perppu KPK atas revisi UU KPK.
"Enggak, enggak (membahas Perppu KPK)," ujar Jokowi usai bertemu SBY di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Menurut Jokowi, yang dibahas bersama SBY di antaranya situasi terkini di Indonesia hingga masalah politik.
"Masalah dalam negeri, masalah politik. Terutama berkaitan situasi eksternal dari sisi ekonomi, yang kita semua hati-hati karena perkembangan ekonomi dunia. Masalah dunia yang menuju pada resesi. Bicara banyak," ucap dia.
Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup sekitar satu jam lebih.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut pertemuan dengan SBY sudah lama direncanakan. Namun kata Jokowi, pertemuan tersebut baru hari ini terealisasi.
"Ini saya dengan Pak SBY sudah janjian lama, tapi belum pas waktunya dan hari ini alhamdulillah pas waktunya dan ketemu," tandasnya.
Baca Juga: Jokowi Perintahkan Polri, BIN, dan TNI Usut Tuntas Penusukan Wiranto
Berita Terkait
-
Jubir Beberkan 26 Risiko Pelemahan KPK Jika Jokowi Tak Terbitkan Perppu
-
Sindir Perhutani, Jokowi: Jangan Sampai Kolonial Dari Kolonial
-
Arteria Dahlan Terus Potong Feri Amsari, Najwa Kewalahan
-
5 Tahun Jokowi, 13 Kawasan Ekonomi Khusus Ini Belum Digarap Maksimal
-
Panas, Arteria Dahlan Bentak dan Sebut Emil Salim Sesat Saat Debatkan KPK
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?