Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat (11/10/2019). Partai Gerindra menyebut ada kesamaan perspektif antara kedua tokoh tersebut.
Ketua DPP Gerindra Riza Ahmad Patria mengatakan dalam pertemuan itu tidak membahas soal nama-nama yang disodorkan untuk jatah menteri untuk Partai Gerindra. Akan tetapi, Riza menyimpulkan kalau Prabowo dan Jokowi memiliki kesamaan pandangan jika dilihat dari pertemuan tersebut.
"Ada kesamaan pandang Pak Jokowi dengan Prabowo," kata Riza saat ditemui di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10/2019).
Riza mengungkapkan maksud dari kesamaan pandangan tersebut, karena Jokowi dan Prabowo memikirkan nasib masa depan bangsa.
Prabowo disebutkannya mempunyai pengalaman yang panjang dan mumpuni untuk memahami pertahanan Indonesia ke depan. Selain itu, Prabowo juga dinilai mengerti membangun ekonomi Indonesia ke depan.
"Bagaimana bangsa ini menjadi kuat menjadi maju tantangan kedepan tidak mudah ekonomi pertahanan keamanan dunia yang harus disikapi oleh Indonesia," ujarnya.
"Saya kira sinergi visi misi program dari kedua tokoh ini atau dua pasangan ini sekira akan baik ya kalau bisa diimplementasikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka