Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli mengapresiasi sikap Prabowo Subianto yang mengutuk tindakan kekerasan berupa penusukkan yang dilakukan terduga teroris terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. Guntur Romli menilai sikap Prabowo tersebut sangat baik.
Hal itu dikatakan Guntur Romli lewat akun Twitter pribadinya @GunRomli pada Sabtu (12/10) pukul 18.08 WIB. Ia mengatakan, meski memiliki perbedaan pandangan politik, sikap Prabowo yang mengutuk tindakan terorisme patut diapresiasi.
"Apapun posisi politik anda, tidak boleh menyepelekan, memaklumi apalagi mendukung terorisme. Sikap pak @prabowo ini OK banget," kicau Guntur Romli seperti dikutip Suara.com pada Minggu (13/10/2019).
Seperti diketahui, saat menjenguk Wiranto, Prabowo mengaku tidak menemukan adanya rekayasa terkait insiden penusukan yang dialami Menkopolhukam saat melakukan kunjungan ke Banten. Prabowo meyakini bahwa insiden yang terjadi terhadap Wiranto bukanlah sebuah rekayasa.
"Yang jelas saya lihat tadi ada beberapa, mungkin 9 dokter senior dari TNI. Saya tidak melihat ada rekayasa, saya tidak melihat," ungkap Prabowo.
Terkait itu, Prabowo menyatakan sikap secara tegas bahwa dirinya mengutuk tindak terorisme di Indonesia.
"Saya mengutuk semua bentuk terorisme, semua bentuk radikalisme. Semua bentuk kekerasan kita hindari. Dan harus kita cegah, dan tidak boleh ada di Indonesia. Kita harus selesaikan semua perbedaan dengan kesejukan," tegas Prabowo.
Berita Terkait
-
Perempuan Tersangka Penyerang Wiranto Kerap Berlatih Panah Setiap Pagi
-
Ikut Komentari Penusukan Wiranto di Medsos, PNS Kampar Diperiksa Polisi
-
Kasus Penusukan Wiranto, Ketua MUI: Bukti Paham Radikalisme Berkembang
-
Jenguk Wiranto, Yusril Ingin Pengamanan Ditingkatkan Agar Tak Terulang
-
Berencana Jenguk Menkopolhukam Wiranto, OSO: Secepatnya, Mungkin
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?