Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Melkopolhukam) Wiranto ditusuk orang tak dikenal pada Kamis (10/10/2019).
Insiden tersebut terjadi usai Wiranto menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah, Universitas Mathlaul Anwar (UNMA), Banten. Selain Wiranto, dua orang lainnya juga menjadi korban.
Tindakan penyerangan di depan umum, nyatanya juga pernah dialami beberapa tokoh dunia. Bahkan di antara mereka yang menjadi korban, terenggut nyawanya.
Selengkapnya, inilah 4 tokoh dunia yang pernah mengalami kekerasan di depan umum.
1. Soekarno
Presiden pertama RI, Ir. Soekarno diketahui pernah beberapa kali menjadi korban percobaan pembunuhan oleh oknum.
Sayangnya, intensitas tindakan kekerasan tersebut tidak diketahui secara pasti. Ada yang menyebut 23 kali percobaan pembunuhan, tapi ada juga yang mengatakan tujuh kali.
Kejadian yang paling mengerikan, ketika Soekarno melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi pada 1960-an. Kala itu, anak buah Kahar Muzakar mendaratkan peluru mortir ke arah Soekarno yang berada dalam perjalanan keluar dari Lapangan Terbang Mandai. Beruntung, tembakan tersebut meleset.
2. John F. Kennedy
Baca Juga: Peneliti LIPI: Wiranto Ditusuk Mungkin Ada Muatan Politik
John F. Kennedy menjadi satu pemimpin negara yang diduga meninggal secara tidak wajar.
Presiden Amerika yang dikenal pro-rakyat itu meregang nyawa setelah ditembak oleh penembak andal Lee Harvey Oswald saat berada di dalam mobil kepresidenan yang menuju Dallas, Texas, pada 22 November 1963.
Peristiwa itu disebut janggal, terlebih terjadi sebelum Pemilu dadakan di tahun 1966. Kematian John F. Kennedy pun hingga kekinian masih menjadi misteri.
3. Anwar Sadat
Insiden tragis juga dialami oleh Presiden Mesir ketiga, Anwar Sadat.
Pria yang memiliki latar belakang sebagai tentara tersebut, ditembak oleh anggota tentara Jihad Islam dalam sebuah parade militer pada 6 Oktober 1981.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara