Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengharapkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dapat dilibatkan untuk setiap pembuatan peraturan-peraturan daerah. Hal itu disampaikan karena BPIP diharapkan bisa pegangan pertama dalam setiap membuat kebijakan.
Hariyono menjelaskan bahwa Kesbangpol yang bekerja di bawah Kemendagri itu seyogyanya harus bisa menjadi pelopor serta menjadi benteng bagaimana tatanan peraturan undang-undang yang ada di daerah. Malah ia sempat khawatir kalau selama ini Kesbangpol tidak pernah dilibatkan.
"Kenapa (Kesbangpol harus dilibatkan) karena pancasila sebagai sebuah dasar negara harus terwujud di dalam peraturna perundang-undangan. Saya khawatir selama ini di lapangan, peraturan-peraturan daerah, Kesbangpol tidak dilibatkan," jelas Hariyono saat berpidato di acara Rapat Koordinasi Nasional Simpul Strategis Pembumian Pancasila di Meryln Park Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).
Hariyono menerangkan bahwa pancasila menjadi poin pertama dalam pembuatan kebijakan sosialisasi dan internalisasi.
Dengan demikian BPIP telah menyepakati komitmen bersama Kemendagri untuk terus memberikan pembekalan soal pancasila di setiap pembuatan kebijakan-kebijakan di daerah.
"Kesbangpol adalah bagian yang melekat dengan pancasila, sehingga Kesbangpol bukan hanya milik Kemendagri, Kesbangpol juga milik BPIP," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak