Suara.com - Belum lama ini, sebuah bar di kawasan Washington D.C dikenai denda sebesar 90.000 dolar AS akibat lalai menuangkan cairan pembersih ke dalam minuman pelanggan.
Dilansir Suara.com dari laman Fox News, Kamis (17/10/19) pria yang diidentifikasi sebagai Leon Williams ini datang ke bar bernama Club Heaven and Hell di wilayah Morgan.
Di sana dirinya memesan koktail favoritnya yakni Long Island iced tea.
Setelah minum satu tegukan pertama, Williams menyadari bahwa ada yang salah dengan Long Island iced tea kesukaanya itu.
"Ketika saya pertama kali meminumnya, saya seperti ada yang tidak benar," tutur Williams.
"Kemudian saya bangun, saya menyuruhnya untuk mencicipi minuman ini, lalu saya melihat botol di belakang meja. Saya mengambilnya dan ternyata cairan beracun itulah yang dimasukannya ke minuman," imbuhnya.
Cairan pembersih Foam Brite Condenser Coil Cleaner tersebut membuat minuman itu menjadi koktail mematikan.
Usai kejadian tersebut, Williams terpaksa dirujuk ke rumah sakit terdekat setelah menderita luka bakar di bagian tenggorokannya akibat meminum koktail tersebut.
Akibat peristiwa itu, Mehari Woldemarian selaku pemilik bar diharuskan membayar denda sebesar 90.000 dolar AS atau setara dengan Rp 1,2 Miliar.
Baca Juga: Napi Kasus Investasi Bodong Tewas Minum Cairan Pembersih Lantai di Rutan
"Tuhan sebagai saksi saya, itu adalah kesalahan yang tak disengaja, mengapa saya harus meracuni seseorang? Pelanggan datang untuk membayar saya dan saya sudah berada di bisnis ini untuk waktu yang lama di Adams Morgan," ungkap Woldemarian.
Cairan pembersih tersebut diketahui mengandung bahan kimia berbahaya dan dapat menyebabkan kulit terbakar serta kerusakan mata.
Berita Terkait
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru
-
Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah
-
Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI
-
7 Minuman Sehat dan Segar untuk Pendamping Sate Olahan Daging Kurban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal