Suara.com - Program PASplus yang dihadirkan Pelita Air tidak hanya memberikan manfaat bagi penumpang, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi para mitra usaha yang tergabung dalam program tersebut. Salah satunya dirasakan oleh Eksposed Cafe, salah satu tenant makanan dan minuman yang beroperasi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Pemilik sekaligus CEO PT Arumahira Kuliner Indonesia, Riska Namirah, mengungkapkan bahwa respons pelanggan terhadap program PASplus sejauh ini sangat baik. Menurutnya, program tersebut memberikan nilai tambah bagi penumpang Pelita Air bahkan sebelum mereka melakukan perjalanan.
"Respons pelanggan kami terkait promo PASplus sejauh ini sangat positif. Penumpang Pelita Air bisa langsung merasakan benefit bahkan setelah check-in dan sebelum terbang dengan adanya potongan harga yang diberikan hanya dengan menunjukkan boarding pass di outlet kami yang ada di Bandara Sultan Hasanuddin," ujar Riska.
Ia menjelaskan, pelanggan yang telah mengetahui dan merasakan manfaat program tersebut cenderung kembali memanfaatkan promo saat bepergian menggunakan Pelita Air.
"Bagi pelanggan yang sudah tahu mengenai informasi promo ini dan sudah pernah merasakan langsung benefit-nya di perjalanan sebelumnya, ketika mereka bepergian dengan Pelita Air, secara langsung pasti akan meluangkan waktu untuk masuk ke outlet kami untuk menikmati fasilitas promo tersebut," katanya.
Kehadiran PASplus juga dinilai turut membantu menghadirkan pelanggan baru bagi bisnis yang dirintisnya. Meski jumlahnya belum mendominasi, sebagian pelanggan baru tersebut kini telah menjadi pelanggan tetap.
"Ya, ada beberapa pengunjung baru yang menjadi tamu repeater kami," ungkapnya.
Menurut Riska, informasi mengenai promo PASplus diterima pelanggan melalui berbagai saluran, mulai dari pre-journey mereka seperti E-Boarding Pass, Whatsapp hingga kanal digital Pelita Air, seperti media sosial dan website. Ke depan, ia berharap promosi program ini semakin masif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak penumpang.
"Harapan saya untuk Pelita Air, semoga ke depannya menjadi maskapai terdepan di Indonesia dengan service dan pelayanan yang prima. Besar harapan saya juga agar rute Pelita Air semakin banyak melalui Makassar. Terkait kerja sama program PASplus, mungkin informasi kepada pelanggan mengenai program atau promo tersebut bisa lebih ditingkatkan lagi agar antusiasme dan jumlah pelanggan bisa lebih banyak," tuturnya.
Baca Juga: Menperin Pede Industri Makanan dan Minuman Bisa Jadi Andalan ke Depan
Dari Homestay Menjadi Kafe Favorit
Eksposed Cafe memulai perjalanannya pada Oktober 2020 sebagai fasilitas pendukung homestay milik perusahaan. Berkat antusiasme pelanggan, bisnis ini berkembang dari outlet pertamanya di Jalan Singa, Makassar, hingga membuka Eksposed Signature di kawasan Center Point of Indonesia dan outlet di Bandara Sultan Hasanuddin.
Beroperasi di bandara menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari berkurangnya jumlah penerbangan hingga semakin ketatnya persaingan. Untuk tetap unggul, Eksposed terus berinovasi dengan menjaga kualitas produk, pelayanan, dan kenyamanan pelanggan. Menu andalannya, Cold White Series, serta nasi goreng dan berbagai pilihan rice bowl masih menjadi favorit pelanggan.
Bagi Riska, kesuksesan bisnis F&B tidak hanya bergantung pada kualitas makanan dan minuman, tetapi juga pengalaman yang dirasakan pelanggan.
"Pelajaran terbesar selama mengelola Eksposed adalah saya menyadari bahwa bisnis ini bukan hanya soal makanan dan minuman yang enak. Yang menentukan bertahan atau tidaknya sebuah usaha justru konsistensi, pelayanan, kualitas tim, dan kemampuan untuk terus beradaptasi terhadap tren yang cenderung berubah-ubah," ujarnya.
Menurutnya, pelanggan mungkin datang karena produk, tetapi mereka akan kembali karena pengalaman yang diberikan. Oleh karena itu, menjaga kualitas layanan dan terus beradaptasi menjadi kunci agar bisnis dapat terus bertumbuh. ***
Berita Terkait
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah
-
Belanja di Ketinggian: Inovasi Layanan Penerbangan Angkat Produk Lokal ke Pasar Premium
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
-
Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'
-
Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?
-
73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis
-
Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan
-
Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah
-
Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional
-
Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI