Suara.com - Sindiran Denny Siregar perihal Prabowo Subianto menjadi menteri di Kabinet Jokowi langsung dibalas oleh Partai Gerindra.
Penulis dan pegiat media sosial Denny Siregar membuat cuitan pada Senin (21/10/2019) yang menyinggung Prabowo dan Partai Gerindra. Ia merasa jika Prabowo menjadi menteri itu akan menjatuhkan nama Gerindra.
"Pak Prabowo sebagai Ketua Umum partai no 3 terbesar, menjadi Menteri Pertahanan itu akan menjatuhkan nama Gerindra, partai bapak. Sekedar saran aja," ucap Denny.
Cuitan tersebut kemudian dibalas oleh Partai Gerindra melalui akun jejaring media sosial resminya.
Gerindra berargumen belum ada keputusan terkait Prabowo menjadi menteri di kabinet Jokowi jilid II.
"Bung Denny, sebelum anda membicarakan perihal Menteri yang memang juga belum diputuskan," tulis @Gerindra pada cuitan yang diunggah Senin(21/10/2019).
Partai berlambang kepala garuda ini kembali menuding Denny sebagai buzzer dan menyebarkan berita bohong.
"Kami juga mau memberikan saran, menjadi buzzer dan menyebarkan hoax (ambulans) itu bukanlah hal yang dapat dibanggakan. Hal yang anda kerjakan selama ini hanya membuat kegaduhan, tidak lebih," imbuh Gerindra.
Cuitan Gerindra ini telah mendapatkan lebih dari 3 ribu like dan 900 retweet.
Baca Juga: Bakal Jadi Menteri Lagi, Harta Basuki Hadimuljono Ternyata Segini
Sebelumnya telah diketahui, Prabowo mengaku siap untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam kabinet dengan fokus kerja di bidang pertahanan.
"Saya beliau izinkan untuk menyampaikan bahwa saya diminta beliau di bidang pertahanan," kata Prabowo Subianto di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin sore.
Prabowo datang sekitar pukul 16.15 WIB dan menyelesaikan pertemuan pada sekitar pukul 17.15 WIB.
Prabowo datang mengenakan kemeja putih lengan panjang ditemani oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo yang juga mengenakan kemeja lengan panjang warna putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK