Suara.com - Politikus Partai Golkar Zainudin Amali mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga. Dalam pertemuan dengan Jokowi, Zainudin juga membahas pengembangan sumber daya manusia.
"Kami mendiskusikan tentang pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan prestasi di bidang keolahragaan," ujar Zainudin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Menurut Zainudin pengembangan sumber daya manusia untuk kalangan muda belum dikembangkan secara maksimal. Karena itu, kata dia, bidang olahraga perlu didorong kembali agar bisa berprestasi di tingkat international dan regional.
"Kita bangsa yang besar, tetapi jumlah yang besar belum bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan SDM kita untuk kreatifitas anak muda kita," kata dia.
"Untuk juga bidang olahraga yang masih harus kita dorong untuk berprestasi di tingkat internasional, regional dan tentu pembinaan di dalam negeri lebih harus diperhatikan," Zainudin menambahkan.
Saat ditanya apakah dirinya akan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin mengaku belum mengetahuinya.
"Belum tahu," kata Zainudin.
Dalam pertemuan tersebut, Zainudin mengaku telah menandatangani pakta integritas sebagai calon menteri.
"Isinya kami akan kerja dengan baik jalankan tugas sesuai undang-undang dan peraturan perundangan yang ada," tutur Zainudin.
Baca Juga: Menghadap Jokowi, Yasonna Laoly Berpeluang jadi Menkumham Lagi
Selain itu, Zainudin menyebut Presiden Jokowi tidak menyinggung terkait kasus suap sengketa pemilihan Pilkada dengan terpidana Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang sudah dihukum penjara seumur hidup.
"Tidak ada," kata Zainudin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI