Suara.com - Masuk ke dalam pemerintahan menjadi pengalaman pertama bagi seorang Nadiem Makarim. Menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk periode 2019-2024, Nadiem mengaku mengaku tidak sadar kalau saat ini harus diikuti seorang ajudan.
Dalam pidato perdananya, Nadiem sempat mengikuti arahan Muhadjir untuk membuka pidatonya dengan mengucapkan salam ala-ala pejabat berpidato.
"Begini ya, pak?," kata Nadiem di Graha Utama Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).
Lalu Nadiem tiba-tiba bercerita rasa canggungnya menjadi seorang menteri. Ia sempat bertanya kepada ajudan yang mendampinginya.
"Tadi saja langsung masuk mobil (terus) pas keluar baru sadar, (Nadiem bertanya) 'bapak siapa? (ajudan menjawab) 'Oh, saya ajudan bapak' (Nadiem menimpali) 'Oh iya," ujarnya sambil terkekeh-kekeh.
Sehabis itu Nadiem pun menyampaikan permohonan maaf karena minimnya pengalaman di kalangan pemerintahan. Ia pun tak segan untuk belajar bagaimana menjadi seorang menteri.
"Saya mohon maaf saya dari sisi formalitas saya masih harus belajar," tandasnya.
Baca Juga: Mendikbud Nadiem: Tanpa Merubah Generasi Berikutnya Indonesia Tak Akan Maju
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo