Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin mulai bekerja di Kantor Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). Menurutnya, tidak ada yang mesti diubah dari suasana ruang kerjanya.
Maruf mengatakan bahwa saat ini ia tidak perlu membawa barang-barang tambahan untuk mendukung ruang kerja dirinya di Kantor Wapres.
"Oh enggak ada, apa yang ada saja, kita bekerja melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pak JK," kata Maruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).
"Saya tidak perlu ada yang baru-baru, yang ada sudah cukup, yang bisa kita manfaatkan dengan baik," sambungnya.
Sementara itu, Juru Bicara Maruf Amin yakni Masduki Baidlowi mengatakan untuk menu makanan Maruf sendiri sudah ada tim khusus yang mengaturnya. Tidak ada yang spesial namun mesti digarisbawahi apabila kondisi kesehatan Maruf justru semakin sehat setelah menjadi wapres.
Masduki menerangkan bahwa ketika sudah menjadi wapres, pola hidup Maruf tentu sangat diatur di samping ketatnya agenda sebagai wapres. Bahkan Maruf pun tidak meninggalkan kebiasaannya untuk jalan pagi sepanjang 4 km.
"Kalau jadi wapres semua teratur. Dia juga olah raga teratur, setiap pagi beliau jalan 4 km, tidak banyak orang bisa lakukan. Sangat sehat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Akhirnya, Wapres Maruf Amin Sarungan Ngantor di Istana Wapres
-
Ikut Jokowi Pimpin Rapat Kabinet, Maruf Amin Sarungan
-
Dianggap Curang dan Zalim, PA 212 Tolak Kepemimpinan Jokowi-Maruf
-
Maruf Amin ke Pegawai Setwapres: Anggap Saja Ada Pak JK di Sebelah Saya
-
Kesan Maruf Amin Langsung Terima Tamu Pimpinan Negara Selepas Dilantik
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan
-
Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung
-
Kejagung Ungkap Alasan Pencopotan Empat Kajari: Tak Profesional dan Konflik Kepentingan
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor